Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nelayan yang Hilang di Laut Lepas Aceh Berhasil Dievakuasi

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nelayan yang Hilang di Laut Lepas Aceh Berhasil Dievakuasi Doc: Antara
Ket. olisi mengevakuasi Ridwan, seorang nelayan warga Desa Meureubo, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat yang sempat hilang beberapa hari saat melaut.

Meulaboh - Personel Satuan Polisi Air Udara (Satpolairud) Polres Aceh Barat bersama masyarakat dan nelayan berhasil mengevakuasi Ridwan, seorang nelayan Desa Meureubo, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, yang hilang selama beberapa hari di laut lepas.

"Penyelamatan ini merupakan buah dari sinergi solid antara personel Satpolairud Polres Aceh Barat bersama masyarakat nelayan setempat yang bahu-membahu melakukan penyisiran," kata Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan di Meulaboh, Kamis.

Ridwan dilaporkan hilang kontak sejak Sabtu (4/7) saat melaut seorang diri. Korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Ujung Raja, Kabupaten Nagan Raya, Aceh pada Selasa (7/7), kemudian dibawa ke Aceh Barat, dan pada Kamis, diserahkan kepada pihak keluarga.

Ia menjelaskan titik terang keberadaan korban diketahui pada Selasa lalu, sekitar pukul 13.00 WIB setelah menerima laporan dari nelayan lain.

Begitu menerima informasi mengenai keberadaan korban di arah selatan perairan Ujung Raja, Kabupaten Nagan Raya, personel Satpolairud bergerak menggunakan Kapal Patroli C2 menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban dan melakukan evakuasi.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati KM Samudera milik Ridwan terombang-ambing di tengah laut. Mesin kapal berukuran 2 GT tersebut mati total akibat kerusakan pada bagian klep yang putus. Selama empat hari terdampar, Ridwan bertahan hidup dengan menurunkan jangkar kapalnya sembari menunggu bantuan datang.

Berdasarkan keterangan korban, ia berangkat melaut seorang diri pada Sabtu (4/7), sekitar pukul 05.00 WIB dari Gampong Padang Seurahet, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat

Pelayaran tersebut merupakan perjalanan perdana Ridwan menggunakan kapal yang baru saja dibelinya.

Petugas mendapati kapal tersebut menggunakan mesin jenis Tiangli 32, yang dikenal memiliki karakter berat saat dinyalakan --bahkan korban sering meminta bantuan rekan sesama nelayan hanya untuk menghidupkannya. Kerusakan fatal di tengah laut inilah membuat korban kehilangan kendali dan tidak bisa kembali ke daratan.

Proses evakuasi dilakukan dengan menarik KM Samudera menggunakan kapal nelayan menuju pangkalan di Gampong Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan. Setibanya di darat, tim medis memastikan Ridwan dalam kondisi sehat sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga.

"Keberhasilan ini adalah bukti nyata sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat aktif. Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita rawat," kata AKBP Yhogi.

Polres Aceh Barat mengimbau para nelayan untuk lebih waspada dan tidak mengabaikan aspek keselamatan sebelum memutuskan bertolak ke laut.

"Kami mengingatkan para nelayan agar selalu memeriksa kelayakan kapal dan mesin sebelum berlayar. Pastikan membawa perlengkapan keselamatan, alat komunikasi yang berfungsi, dan selalu informasikan rute pelayaran kepada keluarga atau rekan sesama nelayan. Polres Aceh Barat berkomitmen untuk selalu hadir memberikan respons cepat demi keselamatan masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • RAPBN 2027 di Depan Mata, Investor Menanti Jawaban Pemerintah soal Arah Ekonomi Indonesia
    Preview komentar:
    Sejalan dengan kehati-hatian fiskal yang disepakati Banggar DPR ...
  • El Nino Ancam Produksi Pangan, Pengelolaan Air dan Perlindungan Petani Perlu Diperkuat
    Preview komentar:
    Sejalan dengan rekomendasi penerapan climate-smart agriculture yang didorong ...
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival

PSIM Akan Menggunakan Penjaga Gawang Umur 16

4 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Akan Menggunakan Penja...
Nasional
Fantastis! Prabowo Umumkan ...

Kudus Tuan Rumah Srikandai Merdeka Cup

9 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kudus Tuan Rumah Srikandai ...
Daerah
Waspada! Aktivitas Gunung S...

Real Madrid Mulai Berlaga Melawan Espanyol

14 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Real Madrid Mulai Berlaga M...

Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sejahterakan Petani lewat P...

Masih Ada yang Ingat, Tanggal 14 Agustus Hari Apa

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Masih Ada yang Ingat, Tangg...
Nasional
Jadi Sorotan! Presiden Naik...
Luar Negeri
Belum Pernah Terjadi, AS Ra...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Ada Pidato Presiden, Hindari Kawasan Lalin Sekitar DPR

Ada Pidato Presiden, Hindari Kawasan Lalin Sekitar DPR

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.