Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus Juga Butuh Bermain

📅 Senin, 28 Jul 2025, 19:10 WIB | Oleh:
Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus Juga Butuh Bermain Doc: Kemen PPPA
Ket. Anak-anak dari berbagai latar belakang menunjukkan semangat penuh ketika mengikuti sesi pembukaan kegiatan “Bermain ke KidZania” di Jakarta, Sabtu (26/7). Kegiatan ini sebagai upaya menciptakan ruang bermain edukatif yang inklusif dan menyenangkan.

JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan kegiatan “Bermain ke Kidzania,” Jakarta, pada hari Sabtu (26/7). Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan ramah anak dan mendukung pemenuhan hak anak-anak, khususnya dari kelompok rentan.

Kegiatan Bermain ke Kidzania merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional. Sebelumnya diawali dengan rangkaian kegiatan Car Free Day (CFD) dan nonton film edukatif bersama di Jakarta pada 20 Juli 2025 silam.

Kegiatan di Kidzania, Pacific Place Mall, Jakarta, diikuti oleh lebih dari 200 anak dari berbagai latar belakang, termasuk anak berkebutuhan khusus, anak penyintas kanker, serta anak-anak dari panti asuhan lintas agama. Dalam suasana yang inklusif dan menyenangkan, anak-anak diajak bermain, belajar, dan mencoba berbagai profesi impian.

“Kami mengapresiasi langkah APSAI dalam menghadirkan kegiatan yang mendukung tumbuh kembang anak secara inklusif. Ini merupakan bukti perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui aktivitas edukatif dan permainan peran di KidZania, anak-anak dapat merasakan secara langsung pengalaman yang berkesan dan membahagiakan. Aktivitas bermain peran dan profesi ini turut mendukung anak-anak Indonesia untuk bermimpi besar, menemukan minat dan potensi diri mereka saat sedang bermain,” jelas Menteri PPPA, Arifah Fauzi  melalui siaran pers pada hari Senin (28/7).

Menteri PPPA menyampaikan, Kemen PPPA akan terus menjalin kerjasama dengan dunia usaha khususnya APSAI untuk menciptakan program, sarana dan prasarana yang mendukung pemenuhan hak anak untuk bermain menghabiskan waktu luang. Kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung cita-cita anak Indonesia dan mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas menuju visi Indonesia Emas 2045.

Menurut Ketua APSAI, Wida Septarina, momentum ini menunjukan komitmen APSAI dalam menciptakan ruang-ruang edukatif yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik. Kolaborasi ini juga menjadi bentuk nyata peran sektor swasta dalam memperkuat perlindungan anak di Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan refleksi dari komitmen jangka panjang APSAI untuk terus hadir secara langsung dalam mendukung hak anak Indonesia, termasuk mereka yang berasal dari kelompok rentan. Kami meyakini bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang, kondisi fisik, maupun sosialnya, memiliki hak yang sama untuk bermimpi, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik" ujar Wida.

Melalui kegiatan seperti ini, APSAI ingin mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif dan suportif, serta memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang semakin ramah anak.

Sebagai organisasi yang beranggotakan berbagai perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu anak, APSAI turut mengajak anggota-anggotanya untuk berkontribusi aktif. Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Nestlé Indonesia, Unilever Indonesia, United Tractors, Astra International, Pacific Place, dan Kidzania, yang merupakan bagian dari keanggotaan APSAI.

Pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 41 tahun 2025 ini, Kemen PPPA kembali mengajak partisipasi berbagai pihak, termasuk pelaku industri melalui asosiasi, untuk turut merayakan HAN sebagai bentuk kolaborasi positif antara pemerintah dan sektor swasta.

Dengan semangat “Anak Indonesia Punya Cita-Cita,” APSAI berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak bermimpi, dan seluruh pihak memiliki peran penting dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi mereka.      

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.