Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ADB: Indonesia Berpotensi Jadi Pemain Utama Pengembangan EBT di ASEAN

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 10:39 WIB | Oleh:
ADB: Indonesia Berpotensi Jadi Pemain Utama Pengembangan EBT di ASEAN Doc: ANTARA
Ket. Presiden ADB Masato Kanda (kiri) mengunjungi pengembangan PLTS oleh Vena Energy yang dibiayai oleh ADB di Lombok Tengah, NTB, Senin (21/7/2025).

LOMBOK TENGAH - Presiden Asian Development Bank (ADB) Masato Kanda menyatakan Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pemain utama dalam pengembangan energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara melalui proyek ASEAN Power Grid.

ASEAN Power Grid (Jaringan Listrik ASEAN) merupakan inisiatif pengembangan jaringan listrik terintegrasi antara negara-negara ASEAN yang memungkinkan satu negara memanfaatkan kelebihan kapasitas listrik di negara lain, sehingga meningkatkan ketahanan energi di kawasan.

"Inisiatif ini akan meningkatkan interkonektivitas antara negara-negara anggota (ASEAN) dalam sektor energi terbarukan dan Indonesia dapat menjadi pemimpin kuat dalam proyek ini,” kata Masato Kanda saat ditemui di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (21/7) malam.

Berkaca pada pengalamannya mengemban keketuaan ASEAN Plus Three bersama Indonesia saat masih menjabat Wakil Menteri Keuangan Jepang, ia menilai ASEAN merupakan kawasan yang memiliki potensi besar.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, ia pun mendorong adanya integrasi kawasan yang lebih kuat.

Masato, yang menjabat sebagai Presiden ADB sejak Februari 2025, mengatakan pihaknya siap dan berkomitmen untuk meningkatkan dukungan bagi negara-negara anggota ASEAN.

Ia menuturkan kepemimpinannya di lembaga keuangan multilateral tersebut akan mengedepankan pembangunan sumber daya manusia (human development).

"Kami ingin mendorong transformasi kehidupan masyarakat miskin dan kelompok rentan, menginspirasi bagi yang tetap optimis, serta membangun masa depan yang cerah bagi generasi mendatang," ujarnya.

Masato berkunjung ke dua proyek infrastruktur yang dibiayai oleh ADB di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin  (21/7) sore.

Kedua proyek tersebut adalah program pengelolaan irigasi partisipatif terpadu oleh perkumpulan petani pemakai air (P3A) di Gede Bongoh dan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) oleh Vena Energy di Sengkol.

Ia dijadwalkan untuk berada di Indonesia hingga Kamis (24/7/2025) untuk menjalani sejumlah agenda, termasuk dijadwalkan untuk bertemu dengan perwakilan Pemerintah Indonesia pada Rabu (23/7).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.