Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pekan Anak Jakarta 2025, Dinas PPAPP Dorong Kreativitas Anak Lewat Lomba dan Talkshow Inklusif

📅 Senin, 21 Jul 2025, 15:55 WIB | Oleh:
Pekan Anak Jakarta 2025, Dinas PPAPP Dorong Kreativitas Anak Lewat Lomba dan Talkshow Inklusif Doc: Istimewa

JAKARTA – Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta menggelar Lomba Pekan Anak Jakarta sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung LPMJ, Pulogadung, Jakarta Timur, dengan mengusung tema “MERAKIT: Membawa Energi Kreatif untuk Anak Inspiratif”.

Kepala Dinas PPAPP, Iin Mutmainnah, membuka secara resmi kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi terhadap para pemenang lomba. Ia juga memberikan motivasi agar anak-anak terus semangat belajar dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Selamat dan sukses untuk anak-anakku yang terpilih sebagai juara. Kalian adalah yang terbaik dari yang baik. Melalui momentum acara Lomba Pekan Anak Jakarta ini, Bunda berpesan kalian harus terus semangat belajar, kenali potensi diri, kembangkan secara optimal agar dapat berperan positif bagi masa depan bangsa sekaligus menjadi agen of change di tengah masyarakat demi membawa Kota Jakarta menjadi Kota Global yang inklusif dan layak anak,” ujar Iin dalam sambutannya.

Iin juga menekankan pentingnya kerja sama dari berbagai pihak dalam memastikan hak-hak anak terpenuhi, termasuk hak pengasuhan dan perlindungan dari kekerasan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, pendidik, orang tua, hingga komunitas untuk terlibat aktif dalam pemenuhan hak-hak anak.

“Melalui momentum acara ini, dalam rangka menyambut peringatan Hari Anak Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025, saya turut mengajak seluruh pihak baik Pemerintah, para guru, orang tua, maupun unsur masyarakat lainnya untuk berkomitmen memastikan semua anak Jakarta mendapatkan kasih sayang, terpenuhi hak-haknya, dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan,” tegasnya.

Selain perlombaan, rangkaian kegiatan juga mencakup sesi talkshow yang membahas isu perlindungan anak di era digital dan pentingnya pendidikan inklusif. Talkshow menghadirkan dua narasumber, yakni Diena Haryana dari Yayasan Sejiwa dan Synthia Montolalu dari Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia.

Diena dalam paparannya menyampaikan kekhawatiran atas penggunaan gawai berlebihan pada anak yang dapat menimbulkan dampak serius seperti depresi, kecemasan, gangguan emosi, hingga kerusakan otak (brain rot). Ia menyarankan metode Play, Connect, dan Explore (PCE) untuk membentuk kebiasaan positif pada anak.

Sementara itu, Synthia menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan inklusif yang dimulai dari rumah. Ia menekankan bahwa dukungan keluarga menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter anak penyandang disabilitas. Ia juga menegaskan pentingnya sistem pendidikan yang inklusif agar seluruh anak mendapatkan perlindungan dan akses setara terhadap pendidikan.

Lomba Pekan Anak Jakarta menjadi kegiatan pembuka dalam rangkaian Pekan Anak Jakarta. Tiga kategori lomba yang dilaksanakan meliputi Lomba Desain Poster bertema “Hentikan Kekerasan dan Dukung Potensi Anak”, Lomba Vlog bertema “Jelajah Jakarta dengan Angkutan Umum: Seru, Edukatif, dan Impian Masa Depan”, serta Lomba Jingle Anak Jakarta bertema “Lindungi Hak Anak, Dengarkan Suaranya.”

Setiap kategori lomba diikuti oleh lima finalis yang telah melalui proses verifikasi administratif. Para peserta memperebutkan posisi Juara 1, 2, dan 3 di masing-masing kategori, dengan penilaian dilakukan oleh juri profesional dan perwakilan OPD di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Kemeriahan acara juga diwarnai dengan pertunjukan tari dari anak-anak binaan Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia. Selain itu, Forum Anak Foraja, Forum Anak Jakarta, dan Forum Anak Kota Jakarta Timur turut memberikan hiburan panggung, serta penampilan musik dari artis nasional yang menutup keseluruhan rangkaian kegiatan.

Peserta kegiatan ini berasal dari pengurus dan anggota Forum Anak tingkat kota dan provinsi di DKI Jakarta, anak-anak dengan kebutuhan khusus, serta guru pendamping. Acara ini menjadi wadah ekspresi sekaligus perayaan semangat anak-anak Jakarta dalam membangun masa depan yang inklusif dan inspiratif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PLN Bawa Edukasi Kelistrika...

Aparataur Negara Harus Memberi Teladan yang Baik

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Aparataur Negara Harus Memb...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.