Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jokowi Puji Kepiawaian dan Pendekatan Presiden Prabowo dalam Negosiasi Tarif dengan Trump

📅 Senin, 21 Jul 2025, 07:23 WIB | Oleh:
Jokowi Puji Kepiawaian dan Pendekatan Presiden Prabowo dalam Negosiasi Tarif dengan Trump Doc: antara foto
Ket. Presiden Prabowo Subianto bersilaturahim ke kediaman Joko Widodo di Solo, Jateng.

SOLO - Presiden Ke-7 RI Joko Widodo memuji kepiawaian dan pendekatan personal Presiden RI Prabowo Subianto dalam mencapai kesepakatan negosiasi tarif impor dengan Presiden AS, Donald Trump.

Saat Prabowo bersilaturahmi ke kediamannya, Jokowi mengungkapkan bahwa dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo juga menceritakan soal Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (I-EU CEPA) yang mencapai kesepakatan setelah 10 tahun perundingan.

“Yang namanya perundingan Indonesia di I-EU CEPA itu sudah berjalan sepuluh tahun dan sangat alot sekali. Dan beliau dengan kepiawaiannya, dengan pendekatan-pendekatan personalnya, akhirnya kesepakatan itu terjadi dan sudah ditandatangani," kata Jokowi saat memberikan keterangan pers usai pertemuannya dengan Presiden Prabowo di kediaman yang berlokasi di Gang Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7) malam.

Menurut Jokowi yang merupakan Mantan Presiden periode 2014-2024 itu kemitraan I-EU CEPA sangat alot, sehingga perundingannya memakan waktu hingga satu dekade.

Namun, kepiawaian Presiden Prabowo dan pendekatan personal yang dimiliki, kesepakatan itu mencapai titik temu dan segera ditandatangani.

"Sehingga nanti perdagangan betul-betul dengan tarif 0 persen. Ini akan memberikan daya saing yang baik pada pedagang-pedagang Indonesia untuk masuk ke Uni Eropa, yang bagus," kata Jokowi.

Selain I-EU CEPA, pendekatan personal Prabowo juga membawa Indonesia menjadi salah satu negara dengan tarif impor yang rendah yang diberlakukan Presiden Trump.

Tarif resiprokal yang awalnya diberlakukan 32 persen kemudian turun signifikan menjadi 19 persen, setelah Presiden Prabowo berbicara langsung melalui sambungan telepon dengan Presiden Trump.

"Dengan Presiden Donald Trump, beliau berbicara banyak, akhirnya juga tarifnya bisa turun dari 32 persen ke 19 persen. Ini juga menurut saya sebuah prestasi yang luar biasa. (Tarif) 19 (persen) itu masuk terendah di ASEAN," kata Jokowi.

Dengan tarif impor yang lebih rendah, serta perdagangan bebas dengan Uni Eropa, produk Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat, Uni Eropa, dan negara lainnya akan lebih kompetitif atau berdaya saing.

Dalam pertemuan selama kurang lebih 40 menit itu, terdengar suara tertawa dari Presiden Prabowo maupun Jokowi. Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan bahwa keduanya tengah membicarakan soal Presiden Trump.

"Cerita ketemu tadi, dengan Presiden Trump kan ada hal-hal yang disampaikan juga," kata Jokowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.