Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Banjir, PUPR Tangerang Segera Normalisasi Kawasan DAS Kali Angke 

📅 Senin, 21 Jul 2025, 10:51 WIB | Oleh:
Atasi Banjir, PUPR Tangerang Segera Normalisasi Kawasan DAS Kali Angke  Doc: BPMI Setwapres
Ket. Wapres Gibran (tengah) meninjau daerah yang sempat terdampak banjir di Ciledug Indah 1, Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten, Jumat (11/7/2025).

TANGERANG - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Banten menyatakan segera melakukan normalisasi kawasan daerah aliran sungai (DAS) Kali Angke usai dilakukan survei gabungan.

"Usai survei bersama, kami sepakati pembagian area normalisasi DAS Kali Angke sesuai dengan kewenangan masing - masing agar tak tumpang tindih," kata Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni di Tangerang, Senin (21/7).

Taufik mengatakan pihak yang terlibat dalam survei bersama, di antaranya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Pemkot Tangerang Selatan dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane.

Kegiatan tersebut menindaklanjuti instruksi Wakil Presiden dan Gubernur Banten yang meninjau banjir di perumahan Ciledug Indah.

Taufik mengatakan seluruh pihak telah melihat kondisi terkini sekaligus memetakan teknis pelaksanaan normalisasi. Survei gabungan menyisir sepanjang area hilir Kali Angke dari Perumahan Graha Raya Tajur sampai Jembatan Polor Petir Cipondoh. "Semua pihak langsung menyusun langkah aksi untuk penanganan jangka pendek dan panjang," katanya.

Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengecek penanganan daerah banjir di Ciledug, Kota Tangerang, lalu memerintahkan jajaran pemerintah pusat dan daerah menginventarisasi daerah/area rawan banjir, terutama yang berada di sepanjang aliran sungai.

Gibran juga menekankan penanggulangan terhadap bencana banjir dengan memprioritaskan perlindungan terhadap masyarakat dan mengedepankan aksi tanggap serta kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang juga telah mengajukan permohonan agar normalisasi Kali Angke oleh Pemerintah Pusat bisa segera dilakukan dalam mengatasi banjir di Perumahan Ciledug Indah.

"Kali Angke menjadi kewenangan pusat. Kami harap bisa segera dinormalisasi, karena telah terjadi pendangkalan," kata Wali Kota Tangerang Sachrudin di Tangerang belum lama ini.

Untuk jangka pendek, kata Sachrudin, Pemkot Tangerang telah melakukan perbaikan turap Kali Angke yang sebelumnya jebol dan menjadi penyebab banjir di Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2, Kelurahan Pedurenan.

Sementara itu, untuk kali - kali yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Tangerang saat ini sedang disiapkan untuk dilakukan pengerukan.

"Pengerukan sungai dan kali yang menjadi kewenangan pemerintah daerah tentunya kita lakukan sesegera mungkin," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
PT Pertamina Hulu Indonesia...
Nasional
KRI Nala evakuasi korban ke...
Daerah
BNPB: Tanggul Jebol Picu Ba...

Lorong Bendera Merah Putih di Tasikmalaya

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Lorong Bendera Merah Putih ...

Pelatihan pembuatan roti dan kue di Jakarta

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...
Daerah
Gunung Lewotobi Laki-Laki A...
Rona
Pemusatan latihan Gita Baha...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.