Tangan Ibu Hanya Dua Sudah Menggendong Anak Terkecil. Dua Anaknya Tak Mau Diajak Melompat, Akhirnya Tewas Terbakar
📅 Sabtu, 19 Jul 2025, 21:26 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Nasib seperti tak dapat dihindari. Dua bocah meninggal terbakar saat menyelamatkan diri. Ibu korban berinisial N (28) mengaku sudah menarik dan mengajak kedua anaknya melompat saat kebakaran melanda di rumah indekos Jalan Kutilang, RW 02, Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu pagi.
"Iya, saya panik memilih lompat dari lantai dua dan saya udah berusaha narik anak saya yang dua itu," kata N kepada wartawan di Jakarta, Sabtu.
Ibu berusia 28 tahun itu mengaku sedang tidur saat kebakaran melanda dan ketika terbangun melihat asap sudah memenuhi ruangan.
Menyadari hal itu, ibu empat anak itu langsung menggendong bayinya yang berusia tiga tahun untuk menyelamatkan diri.
Kemudian, dia mengaku juga mengajak kedua anaknya yakni anak kedua inisial NA (7) dan anak ketiga A (4) untuk melompat keluar dari jendela. Namun, kedua anaknya malah pergi mencari jalan keluar yang lain.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terlebih, saat kebakaran itu semua orang panik dan berebut untuk keluar indekos dengan saling mendorong. "Aku ajak lompat tapi dia malah pergi ke mana-mana, cari jalan udah penuh asap," ucapnya.
Hingga akhirnya, kedua anak itu ditemukan tewas dalam kebakaran dan sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri untuk diidentifikasi. Kedua jenazah rencana dimakamkan di TPU Menteng Pulo. "Semua harus pake foto yang ada senyumnya keliatan giginya karena susah identifikasi," ucapnya.
Diketahui saat kebakaran sang suami tak berada di rumah karena sedang bekerja. Dua dari empat anak yang selamat yakni anak pertama berinisial R (9) dan anak keempat MR (3).
Sebaiknya Anda baca juga:
Empat korban jiwa kebakaran di Tebet, Jakarta Selatan yakni perempuan inisial PL (13), perempuan K (3), laki-laki A (7) dan perempuan A (4). Mereka termasuk dalam korban terdampak yakni 10 kepala keluarga (KK) atau 27 jiwa.
Kemudian, dua orang ibu terluka inisial A dan M yang bersama dengan empat orang korban jiwa dibawa ke Rumah Sakit Polri.
Penyebab kebakaran pada area luas yang terbakar sebesar 200 meter persegi (m2) itu diduga karena korsleting aliran listrik dengan taksiran kerugian sekitar 674 juta.
Rupanya ini bukan kebakaran pertama. Sebab seorang saksi bernama Dewi Rahmawati menyebutkan warga sudah memperingatkanpemilik kos lantaran kebakaran di Jalan Kutilang, RW 02, Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan itu sudah pernah terjadi sebelumnya.
"Ini kejadian udah dua kali sebenarnya," kata Dewi di lokasi kebakaran Bukit Duri, Jakarta Selatan, Sabtu. Menurut dia, sebelumnya sempat terjadi kebakaran di indekos atau rumah kontrakan tersebut pada beberapa waktu lalu.
Namun, kebakaran yang pertama terbilang hanya kepulan asap putih, sehingga masih bisa teratasi dan tak ada korban jiwa. Sedangkan, kebakaran terbaru ini memiliki asap berwarna hitam yang menandakan api dan diperparah dengan adanya korban jiwa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!