Ada 44 Juta Pengangguran, Survei Sebut Kaum Muda RI Pesimis soal Masa Depan
📅 Jumat, 18 Jul 2025, 13:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S“Indonesia memiliki jumlah generasi muda yang sangat besar, sehingga tekanan terhadap pasar tenaga kerja jauh lebih tinggi.
“Kami juga memiliki peningkatan pesat pada jenjang pendidikan menengah dan tinggi,” tambahnya.
“Banyak lulusan perguruan tinggi muda menghindari pekerjaan informal atau bergaji rendah, sehingga mereka memilih untuk menunggu pekerjaan yang sesuai, yang menyebabkan pengangguran.”
Purwanto mengatakan, juga terdapat kekurangan program pelatihan kejuruan dan pemagangan yang efektif di Indonesia, dibandingkan dengan negara tetangga seperti Vietnam atau Malaysia.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Di Malaysia, misalnya, terdapat lebih banyak skema hubungan antara industri dan universitas serta program peningkatan kemampuan kerja lulusan,” ujarnya.
Kesenjangan regional yang mencolok di Indonesia, yang terdiri dari sekitar 17.000 pulau, memperburuk masalah ini, karena kaum muda di daerah terpencil dan pedesaan merasa sangat sulit untuk mengakses pekerjaan yang baik.
Hal ini khususnya berlaku di wilayah luar Pulau Jawa, yang merupakan rumah bagi ibu kota Jakarta dan lebih dari separuh penduduk Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hutapea mengalami hal ini secara langsung ketika ia kembali tinggal bersama orang tuanya, yang tinggal sekitar dua jam dari Medan.
Kendati memiliki gelar sarjana hukum, Hutapea yang putus asa karena tidak ingin lagi bekerja di toko milik orang tuanya, mendapati peluang kerja yang sedikit.
Hutapea, yang juga memiliki pekerjaan sampingan menyiapkan sistem suara untuk pernikahan dan pesta, baru-baru ini menghadiri wawancara untuk pekerjaan mengisi ulang uang kertas di ATM.
Tetapi meskipun dia merasa wawancaranya berjalan baik, dia tidak pernah mendapat kabar lagi dari perekrut.
Bagi Hutapea, yang menyelesaikan beberapa modul sekolah hukumnya selama liburan musim panas sehingga ia dapat lulus setahun lebih awal, sulit untuk tidak merasa bahwa usahanya tidak sia-sia.
“Saya tidak ingin menjadi beban bagi orang tua saya, yang membayar semua biaya kuliah saya,” kata Hutapea.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!