Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengadilan Korsel Bebaskan Bos Samsung dari Tuduhan Penipuan

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 10:49 WIB | Oleh:
Pengadilan Korsel Bebaskan Bos Samsung dari Tuduhan Penipuan Doc: Yonhap
Ket. Bos Samsung Electronics Co. Lee Jae-yong menghadiri pertemuan dengan Presiden Lee Jae Myung dan sekelompok pemimpin bisnis di kantor kepresidenan di Seoul pada 13 Juni 2025.

SEOUL - Bos Samsung Lee Jae-yong dibebaskan dari tuduhan penipuan oleh Mahkamah Agung Korea Selatan, mengakhiri pertarungan hukum selama bertahun-tahun atas perannya dalam kesepakatan merger tahun 2015.

Mengutip laporan BBC, Lee, cucu pendiri Samsung dan pimpinan perusahaan de facto sejak 2014, dituduh menggunakan penipuan saham dan akuntansi untuk mencoba menguasai perusahaan.

Dalam putusan akhirnya, Mahkamah Agung di Seoul menguatkan putusan tidak bersalah, setelah Lee dibebaskan dari semua tuduhan dalam dua persidangan sebelumnya.

Kasus ini menarik perhatian luas terhadap raksasa teknologi itu, karena negara itu bergulat dengan skandal korupsi perusahaan yang melibatkan konglomerat keluarga yang kuat yang dikenal sebagai chaebol.

"Hari ini, Mahkamah Agung dengan jelas menegaskan melalui putusan akhirnya bahwa penggabungan Samsung C&T dan perlakuan akuntansi Samsung Biologics adalah sah," kata pengacara Samsung pada Kamis (17/7).

"Kami dengan tulus berterima kasih kepada pengadilan atas keputusannya yang bijaksana setelah proses persidangan yang menyeluruh selama lima tahun."

Lee menghadapi tuduhan penipuan setelah merger yang membawanya menduduki jabatan sebagai pimpinan Samsung, setelah ayahnya Lee Kun-hee mengalami serangan jantung dan koma pada tahun 2014.

Pada tahun 2024, pengadilan distrik membebaskan Lee dari semua tuduhan yang terkait dengan penggabungan senilai sekitar 8 miliar dollar AS antara dua perusahaan anak perusahaannya.

Lee dibebaskan lagi setelah jaksa mengajukan banding atas kasus tersebut di Pengadilan Tinggi.

Pertarungan hukum selama dekade terakhir telah menambah masalah Samsung yang sedang berjuang menghadapi persaingan yang semakin ketat dan kinerja pasar saham yang mengecewakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Peru Gelar Pemilihan Presiden
Luar Negeri
Presiden Korsel Nominasikan...

Korut Pantang Mundur dari Program Nuklirnya

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut Pantang Mundur dari P...
Megapolitan
Tukik Merangkak di Hari Lin...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.