Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Transisi Energi Bersih, PLN Kaji Pembangunan PLTS di Karimunjawa

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 14:08 WIB | Oleh:
Dukung Transisi Energi Bersih, PLN Kaji Pembangunan PLTS di Karimunjawa Doc: ANTARA
Ket. Pulau Karimunjawa di Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

KUDUS - PT PLN (Persero) tengah melakukan kajian pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang dilengkapi sistem penyimpanan energi berbasis baterai di Pulau Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

"Ini sebagai upaya mendukung transisi energi bersih dan meningkatkan keandalan pasokan listrik di Nusantara," ujar Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Kudus, Firman Sadikin, Senin (14/7).

Ia menjelaskan, listrik di Karimunjawa saat ini masih dipasok oleh pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) berkapasitas 2 x 2,5 megawatt (MW). Untuk itu, PLN berencana mengembangkan sumber energi baru dan terbarukan, termasuk melalui pembangunan PLTS.

Ia menambahkan, kelebihan listrik yang dihasilkan PLTS akan disimpan dalam baterai sehingga tetap dapat digunakan saat sinar matahari tidak tersedia.

Beberapa daerah di Kepulauan Karimunjawa telah mengadopsi pembangkit listrik tenaga surya, termasuk Pulau Parang dengan kapasitas 60-75 kilowatt peak (kWp), Pulau Genting dengan 36 kWp, dan Pulau Nyamuk dengan 86 kWp.

"Semua pengembangan ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang PLN untuk mendukung pemanfaatan energi bersih di daerah dan kepulauan terpencil," ujarnya.

Sadikin menyatakan PLN Pusat saat ini sedang mengkaji kebutuhan energi dan kapasitas yang dibutuhkan untuk fasilitas pembangkit listrik tenaga surya yang direncanakan di Karimunjawa.

"Kami masih menunggu hasil kajian. Setelah kebutuhan daya ditentukan, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dan sistem baterainya dapat dimulai," ujarnya.

PLN berharap inisiatif ini akan meningkatkan keandalan listrik di Karimunjawa dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sejalan dengan komitmen pemerintah yang lebih luas untuk memajukan energi baru dan terbarukan di seluruh Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
Inggris Tetap Teguh Usai Ar...
Luar Negeri
Rusia Tuduh NATO Ingin Jadi...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.