Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekolah Rakyat, Wujudkan Harapan Anak Nelayan di Ujung Negeri

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 17:41 WIB | Oleh:
Sekolah Rakyat, Wujudkan Harapan Anak Nelayan di Ujung Negeri Doc: ANTARA/M Ifdhal
Ket. Siswa Sekolah Rakyat Menegah Atas (SRMA) 2 Aceh Besar sedang mengikuti MPLS.

BANDA ACEH - Hari itu, awal bagi dara kelahiran 2010 silam tersebut jauh dari keluarga. Ia menjadi satu dari 200 anak di Aceh Besar yang berkesempatan melanjutkan studi jenjang sekolah menengah atas (SMA) di Sekolah Rakyat.

Kesempatan bersekolah asrama dengan beragam fasilitas lengkap adalah pendidikan yang sangat mahal bagi pemilik nama lengkap Dina Anjalia.

Mata dara yang menetap di kawasan pesisir Aceh Besar itu mulai berkaca-kaca kala bercerita akan kesempatan yang dia dapatkan untuk bersekolah secara gratis di Sekolah Rakyat Menegah Atas (SRMA) 2 Aceh Besar.

"Ini merupakan pendidikan yang sangat tinggi. Kalau saya melanjutkan sekolah di luar sana pasti harus mengeluarkan biaya juga dan ini akan memberatkan orang tua," kata dara hitam manis itu dengan nada mulai parau.

Ia menuturkan, informasi menjadi bagian dari penerima manfaat Sekolah Rakyat itu, ia terima dari pendamping program keluarga harapan (PKH). Keluarganya merupakan salah satu keluarga penerima manfaat program tersebut.

Penjelasannya terhenti sejenak, seraya menoleh ke kiri guna menyembunyikan rasa haru akan "karpet merah" yang disediakan pemerintah untuk menempuh pendidikan tingkat SMA dengan sistem asrama.

Mereka akan mendapat fasilitas penunjang di antaranya pemeriksaan kesehatan menyeluruh, pemetaan potensi bakat dan kekuatan individu berbasis akal imitasi (AI), penilaian akademik dan psikososial, asrama, makan tiga kali sehari, seragam, perlengkapan sekolah dan pendampingan pembelajaran digital.

"Alhamdulillah, saya senang dan bersyukur kepada Allah atas kesempatan ini," kata Dina seraya melepas senyum bahagia.

Menurut dia, dengan kondisi ekonomi orang tuanya yang bekerja sebagai nelayan yang kadang tangkapan melimpah dan terkadang pulang tanpa membawa hasil tangkapan, menjadi hal yang sulit ia bayangkan untuk pendidikannya.

Air matanya seakan membuncah saat mengisahkan keluarga, terutama pengorbanan ayahnya, seorang lelaki paruh baya, Anasri, yang menafkahi keluarga kecil mereka.

Ombak besar dan badai menjadi makanan sehari-hari baginya saat perahu yang menemaninya melaut demi asap mengepul setiap hari di rumahnya.

"Ayah kerja melaut dengan menggunakan boat milik saudara dan ibu ikut serta membantu meringankan beban ayah dengan berjuang kecil-kecilan di gampong," kata Dina.

Ia mengaku kedua orang tuanya juga sangat bersyukur akan kesempatan melanjutkan studi secara gratis di Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Sekolah rakyat bertujuan menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, mengacu pada Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Sebuah Pub di Bangkok

26 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
27 Orang Tewas dalam Kebaka...
Nasional
Gua Metanduno Resmi Ditetap...

Pengembangan Budidaya Pepaya Madu di Aceh

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pengembangan Budidaya Pepay...
Ekonomi
Peluang Pasar Fesyen Anak b...

IKN Dorong Pemerataan Pembangunan

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
IKN Dorong Pemerataan  Pemb...
Luar Negeri
Topan Bavi Hantam Tiongkok

Jajak Pendapat Unggulkan Marine Le Pen

2 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Jajak Pendapat Unggulkan Ma...

Myanmar Dilanda Banjir Mematikan

2 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Myanmar Dilanda Banjir Mema...
Luar Negeri
Mantan Penguasa Qatar, Hama...
100% Dalam 4 Menit , Tiongkok Kembangkan Baterai Natrium yang Diklaim Awet Bertahun-tahun

100% Dalam 4 Menit , Tiongkok Kembangkan Baterai Natrium yang Diklaim Awet Bertahun-tahun

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.