Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, Ini 5 Lokasi dengan Progres Tertinggi

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 23:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, Ini 5 Lokasi dengan Progres Tertinggi Doc: istimewa
Ket. Hingga 4 Juni 2026, lima lokasi Sekolah Rakyat mencatat progres fisik tertinggi dan menjadi bagian dari kelompok proyek berada pada zona hijau percepatan pembangunan

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengawal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II agar fasilitas pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Hingga 4 Juni 2026, lima lokasi Sekolah Rakyat mencatat progres fisik tertinggi dan menjadi bagian dari kelompok proyek berada pada zona hijau percepatan pembangunan. 

Kelima lokasi tersebut adalah Sekolah Rakyat di Kota Semarang dengan progres 86,58 persen dan Kabupaten Sragen sebesar 86,09 persen, Provinsi Jawa Tengah; Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu sebesar 85,77 persen; Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara sebesar 85,69 persen; dan Kabupaten Sidenreng Rappang, (Sidrap) Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 84,83 persen. Capaian tersebut menempatkan kelimanya sebagai lokasi dengan progres fisik tertinggi di antara 93 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II yang tengah dibangun Kementerian PU. 

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemerintah terus melakukan pengawalan intensif terhadap pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk memastikan berbagai kendala yang dihadapi penyedia jasa dapat segera ditangani.

“Kami hampir setiap hari berkolaborasi dengan Danantara. Jika ada kesulitan finansial atau kendala lainnya di lapangan, kami bantu carikan solusinya agar pekerjaan tidak tersendat. Saat ini para penyedia jasa semakin optimistis dan bekerja lebih cepat untuk mengejar target penyelesaian,” kata Menteri Dody di Jakarta, Jumat (5/5).

Menurut Menteri Dody, percepatan pembangunan dilakukan melalui koordinasi lintas pihak, mulai dari penyedia jasa konstruksi, manajemen konstruksi, pemerintah daerah, hingga dukungan pendanaan dan tenaga kerja. 

“Kita memang bekerja dalam waktu yang sangat pendek. Idealnya mungkin sembilan bulan, tetapi kondisi yang ada mengharuskan kita bergerak lebih cepat. Karena itu pengendalian dilakukan setiap hari untuk memastikan progres tetap berjalan sesuai target,” ujar Menteri Dody.

Data Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU menunjukkan rata-rata progres fisik pembangunan di 93 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II telah mencapai 71,13 persen per 4 Juni 2026, dengan tren peningkatan yang konsisten dalam sepekan terakhir. Dari total lokasi yang sedang on going, sebanyak 12 lokasi telah menembus progres di atas 80 persen dan masuk kategori zona hijau percepatan.  

Sekolah Rakyat Kota Semarang misalnya, bangunan sekolah mulai menunjukkan wujud yang utuh. Gedung-gedung pendidikan, asrama, hingga berbagai fasilitas penunjang terus dikebut penyelesaiannya. Kondisi serupa juga terlihat di Sragen, Medan, Bengkulu, dan Sidrap yang kini memasuki tahap akhir pekerjaan konstruksi. Di lokasi-lokasi tersebut, aktivitas pembangunan berlangsung hampir tanpa jeda untuk mengejar target penyelesaian pada 20 Juni 2026.

Untuk menjaga momentum percepatan, Kementerian PU juga mengoptimalkan dukungan tenaga kerja di lapangan. Hingga awal Juni 2026, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II telah menyerap sekitar 78.113 tenaga kerja. Selain itu, dilakukan penguatan personel pada sejumlah lokasi yang memerlukan percepatan tambahan melalui dukungan tenaga dari TNI. 

Menteri Dody menambahkan, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat tidak boleh mengurangi kualitas hasil pekerjaan. Seluruh proyek tetap harus memenuhi standar teknis, keselamatan konstruksi, serta kualitas bangunan yang telah ditetapkan.

“Yang kita bangun bukan sekadar gedung sekolah. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi penerus bangsa. Karena itu kualitas tetap menjadi prioritas utama di tengah upaya percepatan yang sedang dilakukan,” tegas Menteri Dody.

Saat ini Kementerian PU terus memfokuskan perhatian pada lokasi-lokasi yang progresnya masih berada di bawah rata-rata nasional, sementara proyek-proyek dengan capaian tertinggi seperti Semarang, Sragen, Bengkulu, Medan, dan Sidrap diharapkan menjadi motor penggerak pencapaian target nasional penyelesaian Sekolah Rakyat Tahap II.

Dengan sisa waktu sekitar 16 hari kalender menuju target 20 Juni 2026, Kementerian PU optimistis sebagian besar dari 93 lokasi yang sedang dalam tahap pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga siap digunakan untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.