Ini Isi Kurikulum Unggulan yang Diusung Sekolah Rakyat
📅 Senin, 14 Jul 2025, 14:45 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Sekolah Rakyat/Kementerian Sosial
JAKARTA - Salah satu keunggulan Sekolah Rakyat dengan sekolah konvensional lainnya adalah pada penerapan kurikulumnya. Kurikulum yang digunakan berbasis pendekatan yang menyesuaikan dengan kondisi dan capaian masing-masing siswa (individual approach).
Dikutip dari laman Sekolah Rakyat, kurikulum Sekolah Rakyat memungkinkan siswa masuk kapan saja tanpa harus menunggu awal tahun ajaran. Serta dapat menyelesaikan pendidikan sesuai pencapaian belajar masing-masing.
Kurikulum Sekolah Rakyat juga dirancang secara khusus dan kontektuasl (tailor-made). Kurikulum akan menyesuaikan kebutuhan peserta didik dan dinamika sosial di lingkungan mereka.
Pelaksanaan kurikulum ini menggabungkan pendekatan nasional dan kekhasan lokal. Nilai-nilai lokal tersebut mencakup tiga muatan utama, yaitu Kurikulum Persiapan, Kurikulum Sekolah Formal, dan Kurikulum Asrama (boarding).
- Kurikulum Persiapan (Learner Preparatoal)
Kurikulum tahap awal ini bertujuan melakukan talent mapping melalui asesmen kesiapan fisik, mental, dan akademik siswa. Hal ini yang menjadi fondasi kuat sebelum memasuki proses belajar yang lebih intensif.
Sebaiknya Anda baca juga:
- Kurikulum Sekolah Formal
Kurikulum ini mengacu pada standar nasional yang mencakup intrakulikuler, kokulikuler, dan esktrakulikuler. Struktur ini mendukung pembelajaran akademik yang sistematis serta sesuai dengan regulasi nasional dari Kemendikdasmen, Kemendiktiristek, Kemenag, dan Kemensos.
- Kurikulum Sekolah Asrama
Kurikulum ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang akan menguatkan nilai-nilai penting. Penguatan tersebut diantaranya karakter dan kepemimpinan, spiritualitas, cinta tanah air, serta bahasa dan komunikasi.
Dari segi kompetensi lulusan diharapkan akan menciptakan lulusan yang unggul dalam nilai akhlak keagamaan, karakter kepemimpinan, dan entrepreneurship. Serta penguasaan bahasa dan literasi digital, juga ketuntasan akademik. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!