Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bapanas Jadikan Pangan Lokal Pilar Utama Kemandirian

📅 Senin, 14 Jul 2025, 02:00 WIB | Oleh:

Berdasarkan Direktori Konsumsi Pangan Nasional 2024, konsumsi beras di Indonesia mencapai 92 kg/kapita/tahun, jauh melebihi singkong (8,5 kg), kentang (2,5 kg), ubi jalar (3,1 kg), dan sagu (0,6 kg).

"Melalui program B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) Goes to School, kami ingin anak-anak sekolah mengenal, mengonsumsi, dan mencintai pangan lokal sejak dini. Sepanjang tahun 2024 kemarin kami telah menjangkau 380 sekolah di 38 provinsi dan lebih dari 80 ribu siswa,” kata Andriko.

Dengan menjadikan pangan lokal sebagai fondasi, Indonesia tidak hanya akan mencapai kemandirian, tapi juga membangun sistem pangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif pada ekonomi petani dan produsen lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.