Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNESCO: “AI” Perlu Dibuat Lebih Kecil

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
UNESCO: “AI” Perlu Dibuat Lebih Kecil Doc: AFP/JOEL SAGET
Ket. Sam Altman

PARIS - Potensi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sangat besar, tetapi konsumsi energinya yang juga besar perlu dibatasi, dengan mengajukan pertanyaan yang lebih pendek sebagai salah satu cara untuk mencapainya, kata sebuah studi UNESCO yang dipublikasikan pada Selasa (8/7).

“Kombinasi kueri yang lebih pendek dan penggunaan model yang lebih spesifik, dapat memangkas konsumsi energi AI hingga 90 persen tanpa mengorbankan kinerjanya,” kata UNESCO dalam laporan yang diterbitkan untuk menandai pertemuan puncak global “AI for Good” di Jenewa, Swiss.

CEO OpenAI, Sam Altman, baru-baru ini mengungkapkan bahwa setiap permintaan yang dikirim ke aplikasi AI generatif populer ChatGPT mengkonsumsi rata-rata 0,34 Wh listrik, yang setara dengan 10 hingga 70 kali pencarian Google. Dengan ChatGPT menerima sekitar satu miliar permintaan per hari yang jumlahnya mencapai 310 GWh per tahun, maka konsumsi energinya setara dengan konsumsi listrik tahunan tiga juta orang di Ethiopia.

Selain itu, UNESCO menghitung bahwa permintaan energi AI berlipat ganda setiap 100 hari karena perangkat AI generatif semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari.

Banyak model AI seperti ChatGPT merupakan model serbaguna yang dirancang untuk menanggapi berbagai topik, artinya model tersebut harus menyaring sejumlah besar informasi untuk merumuskan dan mengevaluasi tanggapan.

"Pertumbuhan eksponensial dalam daya komputasi yang dibutuhkan untuk menjalankan model-model ini memberikan tekanan yang semakin besar pada sistem energi global, sumber daya air, dan mineral penting, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang keberlanjutan lingkungan, akses yang adil, dan persaingan atas sumber daya yang terbatas," demikian laporan peringatan UNESCO.

Namun AI ternyata mampu mencapai pengurangan penggunaan listrik hampir 90 persen dengan mengurangi panjang kueri atau perintah, serta dengan menggunakan AI yang lebih kecil, tanpa penurunan kinerja.

Penggunaan model AI yang lebih kecil dan terspesialisasi menawarkan pengurangan besar dalam listrik yang dibutuhkan untuk menghasilkan respons. Begitu juga dengan pemotongan prompt dari 300 menjadi 150 kata.

Karena sudah menyadari masalah jejak energi, para raksasa teknologi kini menawarkan versi miniatur AI dengan lebih sedikit parameter dari model bahasa besar mereka masing-masing. Misalnya, Google menjual Gemma, Microsoft memiliki Phi-3, dan OpenAI memiliki GPT-4o mini. Perusahaan AI Prancis juga telah melakukan hal yang sama, misalnya, Mistral AI telah memperkenalkan modelnya, Ministral. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.