Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Malang Siapkan Skema Rerouting Trayek Angkot

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Pemkot Malang Siapkan Skema Rerouting Trayek Angkot Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Angkutan kota (Angkot) rute AG terlihat melintas di Jalan Jaksa Agung Suprapto, di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (10/7).

MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jatim, menyiapkan skema penyesuaian atau rerouting trayek eksisting angkutan kota (angkot) guna meningkatkan pelayanan transportasi umum bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, mengatakan penyesuaian ini menjadi tindak lanjut dari aspirasi para sopir angkot di Kota Malang.

"Teman-teman dari paguyuban sopir angkot berharap dilakukan rerouting. Artinya, penyesuaian dengan meninjau kembali jalur angkot yang eksisting saat ini," kata Widjaja.

Menurut dia, trayek eksisting yang saat ini ada di Kota Malang telah berjalan sejak 1998, sehingga butuh pembaruan dan melihat kondisi terkini.

Beberapa trayek angkot di Kota Malang, seperti ABH, yakni Terminal Arjosari- Jalan Borobudur-Gadang-Terminal Hamid Rusid.

Lalu, ada ADL dari Terminal Arjosari-Dinoyo-Terminal Landungsari dan AT di Terminal Arjosari-Tidar.

Kemudian, jalur AMG/AMH dari Terminal Arjosari-Mergosono-Gadang - Terminal Hamid Rusdi. Selanjutnya, jalur AL meliputi Terminal Arjosari sampai Terminal Landungsari.

Konsep rerouting adalah melihat antara tingkat keterisian penumpang dengan jumlah ketersediaan angkot di Kota Malang.

Mengingat, kini angkutan kota harus bersaing dengan moda transportasi daring.

"Mereka menyampaikan angkutan kota beroperasi dalam sistem trayek tetap, sementara transportasi yang online tidak memiliki batasan jalur tertentu," ujar dia.

Menurutnya, hal itu harus berjalan seimbang sehingga operasional angkot bisa berjalan efektif, termasuk memperluas cakupan layanan ke wilayah yang masih belum terlayani transportasi publik itu.

"Contohnya, di satu jalur terdapat 100 angkot, tapi load factor (rasio keterisian) hanya 30 persen, jadi tidak optimal. Itu perlu ditinjau lagi," ucapnya.

Dia menambahkan skema penyesuaian trayek guna mempersiapkan angkot menjadi angkutan pengumpan atau feeder sebagai transportasi penunjang moda Bus TransJatim yang direncanakan masuk ke Kota Malang.

"Sopir angkot berharapnya bisa memiliki peran ketika TransJatim beroperasi nanti. Skema rerouting nanti akan menjadikan angkot sebagai feeder," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Setelah AGI, Dunia Harus Si...

Masa Depan Bursa Dipertaruhkan

47 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Luar Negeri
Prancis Konfirmasi Kasus Eb...
Rona
Data Biometrik SIM Benarkah...
Daerah
Perilaku Konsumtif dan Kebi...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.