Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Museum Topeng Cirebon Bakal Ditingkatkan lewat Sinergi Disbudpar dan IHHCH

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Museum Topeng Cirebon Bakal Ditingkatkan lewat Sinergi Disbudpar dan IHHCH Doc: Antara Foto
Ket. Suasana kegiatan pelatihan dan pembinaan pengelola museum di Cirebon

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Jawa Barat, menggandeng Indonesia Hidden Heritage Creative Hub (IHHCH) untuk mengembangkan Museum Topeng melalui pelatihan manajemen serta penguatan sumber daya manusia.

Kepala Disbudpar Kota Cirebon Agus Sukmanjaya di Cirebon, Kamis, mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk mengembangkan museum menjadi bagian dari industri kreatif, sehingga keberadaannya tidak hanya sebagai tempat penyimpanan koleksi budaya.

“Kami ingin museum tidak menjadi beban APBD, tetapi bisa tumbuh sebagai industri yang punya pasar. Museum Topeng menjadi prioritas awal pendampingan ini,” katanya.

Ia menjelaskan pendampingan yang diberikan IHHCH meliputi pelatihan pengelolaan museum, penguatan jejaring, serta perencanaan program agar museum dapat terhubung dengan asosiasi permuseuman nasional maupun internasional.

Museum Topeng dipilih, kata dia, karena dinilai memiliki nilai budaya tinggi serta selama ini aktif mempromosikan kesenian topeng Cirebon, namun perlu diperkuat dari sisi manajerial dan kelembagaan.

“Kita ingin museum seperti ini naik kelas. Jadi bukan hanya soal koleksi, namun bagaimana pengelolaannya profesional dan bisa mandiri,” ujarnya.

Selain Museum Topeng, Disbudpar juga menyiapkan pendampingan untuk museum swasta lainnya di lingkungan Keraton Kasepuhan, Kanoman, dan Kacirebonan agar dapat didaftarkan secara resmi ke kementerian terkait.

Agus menuturkan pendaftaran baru bisa dilakukan karena Museum Topeng Cirebon sendiri baru terdaftar secara nasional pada awal 2025, setelah berdiri tahun lalu.

“Momentum ini kami manfaatkan untuk bantu museum-museum swasta ikut masuk ke sistem registrasi nasional,” ucapnya.

Ia mengatakan museum di lingkungan keraton pun memiliki potensi sebagai destinasi edukasi, karena menyimpan banyak benda bersejarah maupun naskah kuno.

Melalui pendampingan ini, Agus berharap museum di Kota Cirebon mampu bertransformasi menjadi pusat edukasi dan interaksi budaya yang aktif serta berdaya saing.

“Museum-museum keraton menyimpan banyak koleksi berharga, termasuk topeng, benda pusaka, dan naskah kuno, yang potensial untuk dikembangkan melalui kurasi, registrasi, hingga digitalisasi,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81

PT KAI Targetkan 1,4 Miliar Pelanggan per Tahun

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI Targetkan 1,4 Miliar...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.