Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Tinggal Diam, Khofifah Canangkan Platform Digital untuk Selamatkan Pedagang Grosir dan Pasar Tradisional

📅 Jumat, 15 Nov 2024, 23:31 WIB | Oleh:
Tak Tinggal Diam, Khofifah Canangkan Platform Digital untuk Selamatkan Pedagang Grosir dan Pasar Tradisional Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 2, Khofifah Indar Parawansa, saat meninjau stan pedagang Dupak Grosir Surabaya, Jumat (15/11).

SURABAYA - Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 2, Khofifah Indar Parawansa, pada Jumat (15/11), mengatakan akan membantu kalangan pedagang grosir yang merasa kewalahan menghadapi persaingan dengan perjualan daring atau online. 

Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama ini mengatakan akan mendorong setiap pusat grosir dan tempat perbelanjaan agar juga memilik platform digital masing-masing agar dapat menjangkau lebih luas pembeli. 

"Misalnya platform digital PGS (Pusat Grosir Surabaya) sendiri, platform digital Dupak Grosir sendiri, platform digital pasar tradisional A - pasar tradisional B sendiri," ungkapnya saat melakukan sosialisasi sekaligus melakukan tinjauan di Dupak Grosir Surabaya, Jumat sore. 

"Karena pada dasarnya sama keluhannya, akses pasar menurun, dan itu pada dasarnya bisa diatasi dengan literasi digital." 

Meskipun ada kekhawatiran sebagian pedagang yang awam dengan cara-cara penjualan digital, Khofifah optimis cara itu dapat berhasil karena banyak elemen-elemen masyarakat yang siap untuk terjun membantu para pedagang belajar soal penggunaan platform digital. 

"Ada private sektor dan sangat banyak elemen-elemen masyarakat yang saya rasa dengan suka cita akan menjadi mentor bagi proses penyiapan platform digital (ini)," terangnya. 

Bahkan menurutnya perguruan tinggi juga bisa untuk ambil peran. 

“Solusinya harus dilakukan bersama-sama, tidak hanya pemerintah, tapi kampus, private sector dan lainnya juga bisa ambil peran,” ujarnya. 

“Misalnya kita minta Universitas Ciputra menjadi mentor PGS, saya rasa mereka akan membantu dengan suka cita, pendampingan atau KKN di sini nanti dibikinkan aplikasi, UBAYA (Universitas Surabaya) menjadi mentor di pasar tradisional mana, UNAIR (Universitas Airlangga), ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), UNESA (Universitas Negeri Surabaya), BUMN, swasta dan sebagainya” kata dia. 

Khofifah menambahkan, platform digital berupa aplikasi itu akan dapat diakses oleh para pedagang maupun pembeli dari seluruh daerah bahkan bisa saja lintas negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Luar Negeri
Sikap Tegas Somalia Bersama...

Russia Sokong Penuh Keamanan Perbatasan Tajikistan

22 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Russia Sokong Penuh Keamana...
TEKNOLOGI

Trump Bentuk Satgas 'Kecerdasan Super'

37 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Bentuk Satgas 'Kecerd...
Advertisement
Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.