Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem Bisa Lumpuhkan Industri Pariwisata, Bali Mengantisipasi

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 20:41 WIB | Oleh:
Cuaca Ekstrem Bisa Lumpuhkan Industri Pariwisata, Bali Mengantisipasi Doc: ist
Ket. destinasi wisata

DENPASAR – Cuaca ekstrem yang menyerang berbagai daerah, termasuk Bali, dikhawatirkan dapat melumpuhkan industri pariwisata. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengantisipasi dampak cuaca ekstrem terhadap sektor pariwisata. Pempov minta pelaku usaha menyiapkan pengamanan ekstra.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Wayan Sumarajaya di Denpasar, Rabu, mengatakan telah berkoordinasi dengan pelaku usaha pariwisata sejak beberapa hari lalu agar mereka menyiapkan pengamanan ekstra.

“Contohnya di objek wisata, lakukanlah pengamanan, menambah pengawasan, kemudian rambu-rambu larangan, di mana bisa atau batas-batas yang tidak boleh dilewati oleh wisatawan,” jelasnya.

Arahan ini selain disampaikan ke pelaku usaha juga ke jajaran kabupaten/kota agar dilakukan upaya mitigasi risiko bencana terutama di wisata bahari dan pendakian. Langkah antisipasi ini dibarengi dengan menyiapkan daya tarik wisata yang aman dan nyaman meski di tengah cuaca ekstrem.

Sebenarnya hampir di semua daya tarik harus bersiap. Kalau pantai sudah pasti, pegunungan sudah pasti, yang memang cuacanya ekstrem. Tetapi di daerah lain juga terlihat bisa jalan meski ada banjir.

Dia bersyukur hingga kini kondisi alam tidak mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Bali. Dispar Bali mencatat rata-rata kunjungan wisatawan mancanegara 17.000 per hari. Sumarajaya menyadari pariwisata Bali bergantung pada budaya dan alam. Maka, kondisi alam dapat mempengaruhi kunjungan, termasuk beberapa kali erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang berdampak pada penerbangan.

Oleh karena itu dia berharap di tengah masuknya musim kunjungan oleh wisatawan mancanegara dan libur panjang sekolah wisatawan domestik, kondisi alam tidak berpengaruh.

“Sementara memang masih bagus untuk kunjungan di Bali, masih ada peningkatan, ini (kondisi alam) mudah-mudahan tidak berpengaruh terhadap kehadiran wisatawan,” jelas I Wayan. Dispar Bali juga mengingatkan bahwa hotel-hotel juga mulai mendapat sertifikasi hotel tanggap bencana dari Pemprov. Sertifikat kebencanaan ini untuk menciptakan pariwisata yang berkualitas dan dapat menjadi pilihan wisatawan dalam mencari akomodasi yang nyaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.