Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Lewotobi Laki-laki Enam Kali Erupsi pada 7–8 Juli 2025

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 21:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Lewotobi Laki-laki Enam Kali Erupsi pada 7–8 Juli 2025 Doc: ANTARA
Ket. Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 4.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 5.584 meter di atas permukaan laut, Selasa (8/7) pukul 05:53 WITA.

LABUAN BAJO – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami erupsi sebanyak enam kali pada periode pengamatan tanggal 7–8 Juli 2025.

"Pengamatan visual pada periode 7–8 Juli 2025 gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas sedang," kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Selasa (8/7).

Ia menyampaikan hal tersebut dalam laporan khusus perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki Level IV (Awas) tanggal 8 Juli 2025.

Lebih lanjut, data kegempaan dari tanggal 7-8 Juli pukul 06.00 WITA terjadi sebanyak enam kali gempa guguran, 24 kali gempa hembusan, sembilan kali tremor non-harmonik, 11 kali gempa low frequency, dua kali gempa vulkanik dangkal, 23 kali gempa vulkanik dalam, satu kali tektonik lokal, enam kali gempa tektonik jauh, dan tremor menerus dengan amplitudo dominan 7.4 mm.

Berdasarkan data visual tanggal 7–8 Juli 2025 hingga pukul 06.00 WITA, erupsi Gunung Lewotobi memiliki tingkat ekplosivitas dengan tekanan gas yang sangat kuat.

Suara dentuman menunjukkan terjadinya pelepasan gas bertekanan tinggi secara tiba-tiba. Adanya awan panas menunjukkan terjadinya runtuhan kolom erupsi yang menghasilkan aliran piroklastik yang sangat berbahaya.

"Jenis gempa yang terekam pascaerupsi menunjukkan masih terjadinya pelepasan gas vulkanik (degassing) di area puncak serta suplai magma yang masih belum sepenuhnya berhenti," katanya.

Dalam periode itu, lanjut dia, teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal tinggi sekitar 50–1500 meter dari puncak.

Pada 7 Juli 2025 pukul 11:05 WITA terjadi erupsi eksplosif dengan tinggi kolom erupsi mencapai 18.000 meter di atas puncak. Erupsi ini disertai suara dentuman kuat dan awan panas dengan jarak luncur mencapai maksimal 5 km ke arah utara dan timur laut. Pada pukul 19.02 WITA erupsi eksplosif kembali terjadi dengan tinggi kolom erupsi mencapai 13.000 meter di atas puncak.

"Erupsi disertai suara dentuman dan gemuruh kuat terdengar di Pos PGA Lewotobi Laki-laki," ujarnya.

Lebih lanjut, pada 8 Juli 2025 erupsi eksplosif terjadi pada pukul 05.53 WITA dengan tinggi kolom erupsi mencapai 4.000 meter di atas puncak. Pengamatan visual dengan pesawat nirawak (drone) pascaerupsi menunjukkan area puncak masih tertutup asap tebal.

Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga kencang ke arah utara, timur laut, barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 20–31 derajat Celsius.

Lebih lanjut, data deformasi tiltmeter menunjukkan inflasi secara perlahan dalam satu minggu terakhir yang mengindikasikan akumulasi tekanan akibat suplai magma masih berlanjut.

Sementara itu, data Global Positioning System (GPS) mulai menunjukkan perubahan arah vektor dan cenderung masih deflasi. Hal ini indikasi tekanan dari dalam yang mulai berkurang namun akumulasi tekanan pada kedalaman dangkal masih tetap tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

1 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Luar Negeri
Jepang akan Ganti 5 Reaktor...
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.