Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Heboh! Bendera One Piece Berkibar Bareng Merah Putih Jelang 17 Agustus, Patriotisme atau Pelanggaran Hukum?

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 08:32 WIB | Oleh:
Heboh! Bendera One Piece Berkibar Bareng Merah Putih Jelang 17 Agustus, Patriotisme atau Pelanggaran Hukum? Doc: Istimewa

JAKARTA - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, suasana nasionalisme kembali menggema di seluruh penjuru negeri. Namun, belum lama ini jagat Maya dihebohkan dengan berkibarnya bendera anime One Piece bebarengan dengan bendera merah putih. 

Sebelumnya, pemerintah bahkan menghimbau masyarakat untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih di rumah, sekolah, kantor, hingga ruang-ruang publik sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan para pahlawan.

Namun di tengah euforia kemerdekaan itu, media sosial justru dihebohkan dengan tren baru yang tak biasa, pengibaran bendera Jolly Roger dari anime populer One Piece, berdampingan dengan Bendera Merah Putih. 

Simbol bajak laut Luffy itu disebut-sebut mewakili semangat kebebasan dan anti-penindasan, yang secara tak langsung dianggap selaras dengan semangat kemerdekaan. 

Tapi pertanyaannya, apakah tindakan ini sah secara hukum?

Secara eksplisit, tidak ada satu pun aturan yang melarang pengibaran bendera fiksi seperti Jolly Roger di Indonesia. 

Namun, masalah muncul saat bendera tersebut dikibarkan bersamaan dengan bendera negara. 

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara memang tidak menyebut bendera fiksi secara spesifik, tapi aturan mengenai posisi dan perlakuan terhadap Merah Putih sangat ketat.

Sebaiknya Anda baca juga:

Misalnya, dalam Pasal 17 disebutkan jika Merah Putih disandingkan dengan bendera lain, maka harus sama tinggi dan ukurannya. 

Sedangkan jika berdampingan dengan bendera organisasi, sesuai Pasal 21, Merah Putih harus berada di posisi lebih tinggi dan ukurannya lebih besar, ini demi menjaga martabat simbol negara.

Lebih ekstrem, Pasal 24 melarang tindakan yang dianggap merendahkan bendera, seperti membakar, menginjak, menulis di atasnya, bahkan menggunakannya sebagai iklan atau dekorasi barang. 

Jadi, mengibarkan bendera Merah Putih yang kusam, robek, atau luntur pun dilarang keras.

Lalu, bagaimana dengan pengibaran Jolly Roger? 

Selama posisinya tidak lebih tinggi dari Merah Putih, ukurannya lebih kecil, serta tidak merendahkan martabat negara, maka tindakan tersebut secara teknis tidak melanggar hukum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala tarik tunai Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala tarik tunai Bank ...
  • Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng
    Preview komentar:
    Wa Call Center layanan blokir kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center layanan Blokir kartu ATM Bank ...
  • Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain
    Preview komentar:
    Wa Call Center layanan buka blokir Ollin by ...
    Wa Call Center layanan buka blokir Ollin by ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Daerah
Tim SAR Gabungan Temukan Se...
Olahraga
De Zerbi Minta Maaf atas Ke...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.