Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Laporan: Intelijen Prancis Mengklaim Tiongkok Berusaha Gagalkan Penjualan Global Jet Tempur Rafale, Terutama ke Indonesia

📅 Senin, 07 Jul 2025, 05:25 WIB | Oleh:

Namun para pejabat militer di Prancis mengatakan mereka belum dapat menghubungkan serangan daring terhadap Rafale secara langsung dengan pemerintah Tiongkok.

Namun, dinas intelijen Prancis mengatakan atase pertahanan kedutaan besar Tiongkok menyuarakan narasi yang sama dalam pertemuan yang mereka adakan dengan pejabat keamanan dan pertahanan dari negara lain, dengan alasan bahwa jet Rafale India berkinerja buruk dan mempromosikan persenjataan buatan Tiongkok.

Atase pertahanan memfokuskan lobi mereka pada negara-negara yang telah memesan Rafale dan negara-negara pelanggan potensial lainnya yang sedang mempertimbangkan pembelian, kata badan intelijen tersebut. Dikatakan bahwa pejabat Prancis mengetahui pertemuan tersebut dari negara-negara yang didekati.

Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis mengatakan Rafale menjadi sasaran “kampanye disinformasi besar-besaran” yang “berupaya mempromosikan keunggulan peralatan alternatif, terutama rancangan Tiongkok”.

"Rafale tidak menjadi sasaran secara acak. Jet tempur ini berkemampuan tinggi, diekspor ke luar negeri dan ditempatkan di medan tempur yang sangat terlihat," tulis kementerian Prancis di situs webnya.

Ketika diminta oleh AP untuk mengomentari dugaan upaya untuk menghambat permohonan banding Rafale, Kementerian Pertahanan Nasional di Beijing mengatakan: "Klaim yang relevan adalah rumor dan fitnah yang tidak berdasar. Tiongkok secara konsisten mempertahankan pendekatan yang bijaksana dan bertanggung jawab terhadap ekspor militer, memainkan peran yang konstruktif dalam perdamaian dan stabilitas regional dan global."

Dassault Aviation telah menjual 533 Rafale, termasuk 323 yang diekspor ke Mesir, India, Qatar, Yunani, Kroasia, Uni Emirat Arab, Serbia, dan Indonesia. Indonesia telah memesan 42 pesawat dan sedang mempertimbangkan untuk membeli lebih banyak lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.