Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekolah Rakyat Permanen: Kemensos Siapkan Fasilitas Pendidikan di Kabupaten Bandung

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 07:25 WIB | Oleh: Tim Penulis

Salah satu hal yang membedakan Sekolah Rakyat dengan sekolah konvensional adalah pendekatan pembelajaran yang fleksibel dan personal (individual approach). Sekolah ini menerapkan sistem multi entry dan multi exit, yang artinya siswa dapat masuk kapan saja tanpa harus menunggu tahun ajaran baru dan menyelesaikan pendidikannya sesuai capaian belajarnya sendiri.

Kurikulum Sekolah Rakyat terdiri atas tiga dasar utama:

Kurikulum karakter dan asrama yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial.

Kurikulum sekolah formal oleh Kemendikdasmen.

Kurikulum pendidikan agama disusun oleh Kementerian Agama guna memperkuat pembentukan karakter dan nilai spiritual.

Visi dan misi Sekolah Rakyat

Visi:

Mencetak agen perubahan pada setiap keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas guna memutus transmisi kemiskinan.

Misi:

Memberikan pendidikan berkualitas untuk siap menempuh pendidikan lanjutan;

Menanamkan pola pikir pantang menyerah dan gigih dalam meraih masa depan;

Menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan cinta tanah air;

Menguatkan rasa percaya diri, berkarakter dan berbudi pekerti luhur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Sistem Pilkada Perlu Direformasi

28 menit yang lalu | Ones

Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

40 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.