Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berseteru dengan Trump, Elon Musk Luncurkan Partai Politik Baru

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 09:35 WIB | Oleh:
Berseteru dengan Trump, Elon Musk Luncurkan Partai Politik Baru Doc: AP
Ket. Elon Musk berpidato dalam acara pertemuan umum pada hari Minggu, 30 Maret 2025, di Green Bay, Wisconsin.

WASHINGTON - Elon Musk, mantan sekutu Presiden AS Donald Trump, mengatakan pada Sabtu (5/7), ia telah meluncurkan partai politik baru di Amerika Serikat untuk menantang apa yang digambarkannya sebagai "sistem satu partai" di negara tersebut.

Orang terkaya di dunia dan donor politik terbesar Trump dalam pemilu 2024 itu berselisih paham dengan presiden setelah memimpin upaya Partai Republik untuk memangkas pengeluaran dan memotong pekerjaan federal sebagai kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE). 

Musk berselisih dengan Trump mengenai rencana pengeluaran domestik besar-besaran presiden, dengan mengatakan hal itu akan meledakkan utang AS, dan ia berjanji akan melakukan segala daya untuk mengalahkan anggota parlemen yang memilihnya. 

Sekarang dia menciptakan apa yang disebut Partai Amerika, kerangka politiknya sendiri, yang digunakan untuk mencoba dan mencapai hal itu.

"Jika menyangkut kebangkrutan negara kita dengan pemborosan & korupsi, kita hidup dalam sistem satu partai, bukan demokrasi," kata bos Space X dan Tesla itu dalam di X, platform media sosial miliknya.

"Hari ini, Partai Amerika dibentuk untuk mengembalikan kebebasan Anda."

Musk mengutip sebuah jajak pendapat -- yang diunggah pada hari Jumat, Hari Kemerdekaan AS -- di mana ia menanyakan apakah responden "menginginkan kemerdekaan dari sistem dua partai (ada yang mengatakan unipartai)" yang telah mendominasi politik AS selama sekitar dua abad.

Survei ya-atau-tidak memperoleh lebih dari 1,2 juta tanggapan.

"Dengan faktor 2 banding 1, Anda menginginkan partai politik baru dan Anda akan mendapatkannya!" tulisnya pada hari Sabtu.

Musk juga membagikan meme yang menggambarkan ular berkepala dua dan judul "Akhiri Uniparty."

Tidak jelas seberapa besar dampak yang ditimbulkan partai baru itu terhadap pemilihan sela tahun 2026, atau terhadap suara presiden dua tahun setelah itu.

Perseteruan Trump-Musk kembali memanas secara dramatis akhir bulan lalu saat Trump mendesak Partai Republik di Kongres untuk memaksakan agenda domestik besarnya dalam bentuk RUU Satu Hal Besar yang Indah.

Musk menyatakan penolakan keras terhadap undang-undang tersebut, dan dengan kejam menyerang pendukungnya dari Partai Republik karena mendukung "perbudakan utang." 

Ia bersumpah akan meluncurkan partai politik baru untuk menantang para legislator yang berkampanye untuk pengurangan pengeluaran federal tetapi malah memberikan suara mendukung RUU tersebut, yang menurut para ahli akan menambah defisit AS sebesar $3,4 triliun selama satu dekade.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

51 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.