Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gelombang Panas Melanda Eropa Selatan, Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius

📅 Senin, 30 Jun 2025, 14:12 WIB | Oleh:

Departemen gawat darurat rumah sakit di seluruh Italia melaporkan peningkatan 10 persen dalam kasus sengatan panas, menurut Mario Guarino, wakil presiden Masyarakat Kedokteran Gawat Darurat Italia.

"Mereka yang terkena dampak sebagian besar adalah orang lanjut usia, penderita kanker, atau tuna wisma, yang mengalami dehidrasi, sengatan panas, dan kelelahan," katanya kepada AFP.

Lebih Sering, Lebih Intens

Beberapa wilayah di wilayah selatan Portugal, termasuk Lisbon, berada dalam peringatan merah hingga Senin malam, kata Institut Laut dan Atmosfer Portugis (IPMA).

Dua pertiga wilayah Portugal juga berada dalam status siaga tinggi pada hari Minggu menghadapi cuaca panas ekstrem dan kebakaran hutan -- seperti halnya pulau Sisilia di Italia, tempat petugas pemadam kebakaran menangani 15 kebakaran pada hari Sabtu.

Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim memicu gelombang panas yang lebih panas dan lebih intens, terutama di kota-kota di mana apa yang disebut efek "pulau panas perkotaan" memperkuat suhu di antara gedung-gedung yang berdesakan.

"Gelombang panas di wilayah Mediterania telah menjadi lebih sering dan lebih intens dalam beberapa tahun terakhir," kata Emanuela Piervitali, seorang peneliti di Institut Perlindungan dan Penelitian Lingkungan Italia (ISPRA). 

"Peningkatan lebih lanjut dalam suhu dan cuaca panas yang ekstrem diperkirakan akan terjadi di masa mendatang, jadi kita harus terbiasa dengan suhu yang puncaknya bahkan lebih tinggi daripada yang kita alami sekarang," katanya kepada AFP.

Spesies Invasif

Cuaca panas juga menarik spesies invasif, yang tumbuh subur di daerah beriklim tropis.

ISPRA meluncurkan kampanye minggu ini yang mendesak para nelayan dan wisatawan untuk melaporkan penampakan empat spesies berbisa yang "berpotensi berbahaya".

Ikan singa, ikan kodok pipi perak, ikan spinefoot kusam, dan ikan spinefoot marmer mulai muncul di perairan lepas pantai Italia selatan saat Laut Tengah menghangat, katanya.

Di Prancis, para ahli memperingatkan bahwa cuaca panas juga sangat berdampak pada keanekaragaman hayati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.