Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Malang Selatan Geger, Dikira Rudal Balistik BMKG Ungkap Ternyata Sampah Antariksa

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 20:07 WIB | Oleh:
Warga Malang Selatan Geger, Dikira Rudal Balistik BMKG Ungkap Ternyata Sampah Antariksa Doc: ANTARA/Tangkapan layar video instagram/@malang_kid
Ket. Penampakan benda langit bercahaya di langit wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur yang terekam oleh kamera ponsel milik warga, pada Sabtu (11/4).

MALANG, JAWA TIMUR - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang menyatakan benda bercahaya yang terlihat di langit wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur bukan merupakan rudal, melainkan sampah antariksa atau roket yang terbakar ketika memasuki atmosfer.

"Bukan rudal, analisa awal menunjukkan objek tersebut kemungkinan besar adalah sampah antariksa (space debris) atau tahap roket yang terbakar (re-entry) saat memasuki atmosfer bumi," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang Ricko Kardoso dikonfirmasi dari Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (12/4).

Ricko menjelaskan cahaya terang yang berasal dari sampah atmosfer itu menyerupai ekor ubur-ubur atau disebut sebagai space jellyfish disebabkan pantulan dari sinar matahari pada gas buang roket.

"Efek dari space jellyfish adalah cahaya terlihat memanjang dengan ekor gas yang lebar, sering kali disebabkan oleh roket Tiongkok, seperti Long March CZ-3B yang memantulkan cahaya matahari di ketinggian saat bumi sudah gelap," ucap dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan benda langit bercahaya yang muncul di wilayah Kabupaten Malang juga pernah terlihat di wilayah lain di Indonesia, seperti di Lampung pada 4 April 2026 dan Natuna pada 9 April 2026.

Fenomena itu, lanjutnya, sering terjadi di wilayah khatulistiwa, karena merupakan jalur orbit satelit dan sampah antariksa yang terbakar.

Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat tidak perlu panik terhadap munculnya penampakan benda tersebut.

"Masyarakat tidak perlu khawatir ya terhadap fenomena itu," ucap Ricko.

Penampakan benda langit bercahaya tersebut diketahui muncul pada Sabtu (11/4) dan terekam oleh kamera ponsel warga. Video itu diunggah melalui akun Instagram @malang_kidulan.

Berdasarkan keterangan lokasinya, video itu diketahui diunggah di wilayah Kecamatan Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Dalam narasi unggah tersebut menyebutkan benda langit bercahaya terekam pada Sabtu (11/4) pukul 18.46 WIB.

"Warga Malang Selatan digegerkan dengan fenomena langit diduga rudal, pada pukul 18.46 WIB (Sabtu, 11 April 2026). Dalam video jaraknya sangat jauh dan bergerak cepat secara horizontal," tulis narasi pada unggahan video tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.