Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sapi Impor Serbu RI! Target Susu Nasional Dikebut Kementan

7 Minggu, 29 Jun 2025, 23:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sapi Impor Serbu RI! Target Susu Nasional Dikebut Kementan Sapi Impor Serbu RI! Target Susu Nasional Dikebut Kementan Doc: ANTARA/HO-Humas Ditjen PKH Kementan
Ket. Kementan menyebutkan sebanyak 1.573 sapi perah impor asal Australia tiba di Indonesi pada 27-28 Juni 2025 guna perkuat produksi susu nasional.

JAKARTA – Susu adalah sumber nutrisi penting, terutama bagi anak-anak. Peningkatan produksi susu lokal dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, termasuk mencegah stunting.

Produksi susu yang lebih tinggi dapat meningkatkan pendapatan peternak sapi perah dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Peningkatan produksi susu dapat mendorong pertumbuhan industri pengolahan susu dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan nilai tambah produk susu.

Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan sebanyak 1.573 sapi perah impor asal Australia tiba di tanah air untuk memperkuat produksi susu nasional dan mendukung produktivitas peternak lokal yang berkelanjutan.

"Dalam dua hari, 1.573 ekor sapi perah bunting didatangkan dari Australia ke Indonesia untuk memperkuat populasi sapi perah dan mendukung produktivitas peternak lokal," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Kementan Agung Suganda dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (29/6).

Dia merinci dari 1.573 ekor sapi tersebut 1.088 ekor sapi perah di antaranya tiba di Pelabuhan Tanjung Tembaga, Probolinggo, Sabtu (28/6).

Pemasukan sapi tersebut difasilitasi oleh PT Santosa Agrindo Lestari (Santori), anak perusahaan JAPFA, bekerja sama dengan PT Greenfields Dairy Indonesia, PT Karya Suci Pratama, PT Irfai Berkah Sejahtera, PT Arla Food, serta Koperasi Suka Makmur.

Sehari sebelumnya (Jumat, 27/6) 485 ekor sapi perah juga telah masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, oleh PT Kironggo Joyo. Jadi total dalam waktu dua hari jumlah sapi perah impor yang masuk mencapai 1.573 ekor, ujarnya.

Ia mengatakan, langkah itu selaras dengan program pemerintah dalam mempercepat peningkatan populasi dan produksi susu nasional, khususnya melalui Program Percepatan Produksi Susu dan Daging Nasional (P2SDN).

“Pemerintah menargetkan peningkatan populasi sapi perah sebanyak 1 juta ekor hingga 2029. Ini adalah bagian penting dari strategi mencapai ketahanan pangan dan mendukung program Makan Bergizi Gratis,” ucap Agung.

Saat ini, kata Agung, produksi Susu Segar Dalam Negeri (SSDN) baru mampu memenuhi sekitar 21 persen dari kebutuhan nasional yang mencapai 4,6 juta ton per tahun.

"Kehadiran sapi impor ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas peternak lokal dan mendorong kemandirian produksi susu di dalam negeri," tuturnya.

Direktur Kesehatan Hewan Ditjen PKH Kementan Imron Suandy menegaskan seluruh sapi impor telah melalui protokol kesehatan hewan yang ketat sejak sebelum pengiriman hingga tiba di Indonesia.

Pemerintah memastikan hewan yang masuk dalam kondisi sehat, bebas penyakit hewan menular strategis, dan telah disertai dokumen lengkap sesuai standar internasional.

“Bersama dengan Badan Karantina Indonesia, tindakan karantina dan pemeriksaan kesehatan hewan akan kami lakukan secara menyeluruh. Ini bagian dari komitmen kami menjaga kesehatan hewan sekaligus menjamin keamanan pangan asal hewan,” ujar Imron.

Ia menambahkan, pengawasan juga akan terus dilakukan selama proses distribusi sapi ke para perusahaan joint shipment dan peternak mitra Greenfields di Jawa Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Olahraga
Madura United Hajar Arema F...
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.