Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Bandung: Gaya Hidup Digital Harus Diimbangi Pola Pikir yang Sehat dan Membangun

📅 Sabtu, 28 Jun 2025, 17:30 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung: Gaya Hidup Digital Harus Diimbangi Pola Pikir yang Sehat dan Membangun Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak seluruh pengguna internet mengikuti perkembangan teknologi dengan pola pikir yang sehat dan membangun.

Hal ini disampaikan saat membuka Grand Final The Champion Race 2025 yang diselenggarakan oleh Ganesha Operation di Corner Stone, Auditorium 23 Paskal, Kota Bandung, Sabtu (28/6).

Menurut Wali Kota Farhan, gaya hidup digital saat ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, terutama generasi muda. Namun, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus dibarengi dengan tiga pola pikir utama: kolaboratif, inovatif, dan solutif.

“Hidup digital itu tidak cukup hanya pintar utak-atik media sosial atau aplikasi. Yang dibutuhkan adalah kesadaran bahwa kita hidup dalam dunia digital dan harus memiliki pola pikir kolaboratif, inovatif, dan solutif,” ujar Wali Kota Farhan.

Wali Kota Bandung juga menyoroti kekuatan utama Kota Bandung yang bukan berasal dari sumber daya alam, melainkan dari kekayaan sumber daya manusia. Ia menyebut Bandung sebagai kota dengan jumlah perguruan tinggi berkualitas terbanyak di Indonesia, yang menjadi modal kuat dalam membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Kalau kota lain punya tambang, kita tidak. Tapi kita punya SDM terbaik. Bandung adalah pusatnya pendidikan,” ujar Wali Kota Farhan.

Acara The Champion Race merupakan inovasi pendidikan dari Ganesha Operation yang menggabungkan konsep belajar, berlatih, dan bertanding dalam format e-sport pendidikan.

Direktur Utama Ganesha Operation, Profesor Bob Foster, menyebut kegiatan ini sebagai upaya membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan generasi digital saat ini. “Kompetisi ini bukan sekadar lomba. Ini adalah gerakan pendidikan. Belajar harus menyenangkan, kompetisi harus bermakna, dan prestasi harus terarah,” kata Bob.

Ia juga mengajak peserta untuk tidak takut gagal dan terus mencoba saat harus menerima kegagalan.

You don’t have to be perfect to be a champion. You just need to never give up,” ujar Profesor Bob, disambut tepuk tangan peserta.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bandung juga memberikan penghargaan Pioneering Future Excellence Award kepada Profesor Ir Bob Foster MM, sebagai bagian dari Ganesha Operation.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan nonformal yang inovatif.

Grand Final The Champion Race 2025 diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, baik dari Kota Bandung maupun luar daerah. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi pelajar untuk memperkuat literasi digital dan semangat kolaboratif.

Anda dapat menyaksikan acara Grand Final The Champion Race 2025 melalui kanal YouTube Ganesha Operation. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.