Wali Kota Bandung Dorong CPNS Segera Beradaptasi dan Beri Pelayanan Terbaik
📅 Rabu, 25 Jun 2025, 15:30 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendorong para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 untuk segera beradaptasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Mayor Lecture yang digelar di Auditorium Balai Kota Bandung, Rabu (25/6).
Sebanyak 47 CPNS resmi dilantik dan akan mulai bertugas di berbagai perangkat daerah Kota Bandung. Dalam arahannya, Wali Kota Farhan mengingatkan pentingnya menyamakan visi dan semangat kerja antara CPNS dengan pimpinan daerah.
“Meskipun jumlahnya tidak banyak, hanya 47 orang, kami hadirkan para kepala dinas agar bersama-sama menyelaraskan visi. Setelah rotasi dan promosi yang sudah kami lakukan beberapa bulan terakhir, ini adalah langkah awal untuk alignment,” ujar Wali Kota Farhan.
Wali Kota Farhan pun menjelaskan alignment berarti menyatukan arah gerak organisasi agar seluruh elemen birokrasi bekerja secara selaras dan terpadu.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kalau belok kiri, semua belok kiri. Kalau maju, semua maju. Jangan ada yang berhenti sendiri. Ini penting agar roda pemerintahan berjalan utuh dan efektif,” imbuh dia.
Ia juga mengakui, jumlah ASN di Kota Bandung saat ini masih belum mencukupi. Dari total sekitar 15.000 ASN, masih banyak posisi strategis yang diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
“Kita kekurangan SDM, termasuk dokter hewan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Padahal keberadaan mereka sangat penting untuk sertifikasi kelayakan konsumsi hewan,” papar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun demikian, ia meminta jajaran ASN untuk tetap optimal dalam menjalankan tugas, termasuk melalui kerja sama dengan pemerintah provinsi, pusat, bahkan lembaga internasional.
“Sebagai ibu kota Jawa Barat, Kota Bandung jadi sorotan. ASN harus adaptif. Apalagi sekarang kita sedang menguji coba program BRT bersama World Bank, pemerintah pusat, dan provinsi,” kata dia.
Wali Kota Farhan juga menegaskan, tidak ada alasan untuk menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA). Menurut dia, fasilitas perkantoran Pemkot Bandung sudah sangat memadai.
“Kantor kita luas. Datang saja ke kantor. ASN itu harus hadir, bekerja langsung di tengah masyarakat,” tegas dia.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa menyampaikan, kegiatan Mayor Lecture ini merupakan bagian dari pembekalan bagi CPNS yang sedang menjalani masa percobaan selama satu tahun sebelum diangkat menjadi PNS penuh.
“CPNS ini masih menerima gaji 80 persen. Selama setahun pertama, mereka akan dinilai kinerjanya. Jadi ini masa yang sangat krusial,” ujar Adi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!