Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT Pertamina Patra Niaga Babel Intensifkan 32 SPBU Nelayan

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 13:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
PT Pertamina Patra Niaga Babel Intensifkan 32 SPBU Nelayan Doc: ANTARA
Ket. Puluhan kapal nelayan sandar di Pelabuhan Ketapang Pangkalpinang.

PANGKALPINANG – Pertamina Patra Niaga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengintensifkan 32 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) nelayan, agar mengoptimalkan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi kapal nelayan di daerah ini berjalan dengan lancar.

"Selama ini salah satu kendala pendistribusian BBM nelayan disebabkan oleh faktor alam, dan titik-titik nelayan ini juga berada di daerah ujung-ujung wilayah pesisir," kata Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Babel Satriyo Wibowo Wicaksono, di Pangkalpinang, Minggu (12/7).

Ia mengatakan dalam mengoptimalkan pendistribusian BBM bersubsidi bagi nelayan di Provinsi Kepulauan Babel, Pertamina Patra Niaga Kepulauan Babel mengintensifkan 32 SPBU khusus untuk kapal nelayan tersebar di Pulau Bangka 13 unit dan Pulau Belitung 19 unit SPBU.

"SPBU nelayan ini paling banyak terdapat di Pulau Belitung khususnya di Kabupaten Belitung sebanyak 12 SPBU dan Belitung Timur sebanyak 7 SPBU kapal nelayan," ujarnya.

Dia menyatakan selain 32 SPBU nelayan ini, Pertamina Patra Niaga Kepulauan Babel juga mengoperasikan SPBU mini dan SPBU reguler, karena tidak adanya SPBU nelayan di beberapa daerah nelayan di Pulau Bangka dan Belitung.

"Total SPBU yang melayani kebutuhan BBM bersubsidi nelayan ini sebanyak 45 unit, karena memang ada beberapa desa dan kelurahan nelayan yang tidak memiliki SPBU khusus kapal nelayan ini," katanya lagi.

Ia menambahkan berdasarkan data BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Perwakilan Kepulauan Babel untuk realisasi versus kuota BBM bersubsidi hingga Juni 2026 untuk jenis solar sebesar 47 persen dan pertalite sebesar 49 persen.

"Pendistribusian BBM bersubsidi di Kepulauan Babel hingga Juni tahun ini belum setengah dari kuota yang ditetapkan, artinya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat penerima manfaat subsidi ini," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Olahraga
Tur Eropa dengan Persiapan ...
Olahraga
Alcaraz Berpeluang Jumpa Va...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.