Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Commuter Pasang Alat Pemurni Udara Nanoe X di Commuter Line

📅 Sabtu, 11 Jul 2026, 21:30 WIB | Oleh:
KAI Commuter Pasang Alat Pemurni Udara Nanoe X di Commuter Line Doc: KAI Commuter

JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia memasang alat pemurni udara berteknologi nanoe X di dalam kabin kereta. Penerapan sistem penyaringan udara mutakhir tersebut sekaligus menjadi wujud nyata pelaksanaan pilar lingkungan perusahaan.

Uji coba perdana alat pembersih udara ini dilakukan pada rangkaian KRL JR205 sf 12. Rangkaian kereta yang telah dilengkapi teknologi modern tersebut khusus melayani penumpang pada lintas Bogor.

Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan informasi tersebut pada Jumat, 10 Juli 2026. Teknologi penyaringan udara tersebut dinilai andal dalam menghambat berbagai partikel kotor yang tidak kasat mata.

“Selain efektif membunuh bakteri dan virus di dalam kabin penumpang, alat pemurni udara ini juga mampu menghilangkan bau tidak sedap yang menempel pada interior kereta, teknologi ini dipastikan sangat baik untuk mendukung kesehatan seluruh pengguna Commuter Line,” kata Karina.

Karina menerangkan bahwa pihaknya berencana memasang alat pembersih udara ini di seluruh rangkaian kereta komuter. Saat ini pihak manajemen masih memantau efektivitas kinerja sistem filtrasi tersebut secara langsung di lapangan.

“KAI Commuter berencana untuk memperluas fasilitas ini dengan memasang alat ini di seluruh rangkaian Commuter Line lainnya,” ujar Karina.

Ia menjelaskan bahwa perangkat tersebut memiliki keunggulan bebas perawatan karena mengadopsi sistem pelepasan mandiri. Daya tahan pembersih udara ini dapat menjangkau seluruh area kabin kereta secara luas dan merata.

“Melalui inovasi peningkatan layanan ini, KAI Commuter berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih segar, sehat, dan bebas dari rasa khawatir bagi seluruh pelanggan setia Commuter Line,” ucap Karina.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, turut menyoroti pentingnya kenyamanan bagi para penumpang. Dia menjelaskan hal tersebut di KA Nusantara Eksplorer dalam perjalanan Yogyakarta menuju Jakarta pada Rabu (8/7) lalu.

"Di KRL itu sekarang saya minta PT KCI pasang alat peredam bau. Silakan ditanyakan, sudah dipasang belum itu sama dia? Itulah saking kita mikirin masalah kenyamanan (penumpang). Jadi, kami kerja detail sampai (masalah) kecil-kecil kami juga lihat," kata Bobby.

Daya tahan perangkat buatan Jepang ini mencapai 600 detik atau enam kali lebih lama dibanding ion biasa. Teknologi modern tersebut telah teruji secara global serta digunakan secara luas pada kereta komuter di Jepang. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Nasional
OTT KPK di ATR/BPN Terungka...
Nasional
KPK Menyita 20 Koper dari O...
Daerah
Hujan dan Angin Kencang Men...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.