Menko Pangan akan Manfaatkan Balai Desa jadi Koperasi
📅 Rabu, 25 Jun 2025, 15:52 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Zahrotin Aljannah
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengimbau kepala daerah untuk menindaklanjuti pembentukan Koperasi Merah Putih. Menurut dia, ini merupakan upaya nyata mengembangkan ekonomi kerakyatan.
"Hingga kini telah disiapkan 80 mock-up yang akan diluncurkan Presiden pada 19 Juli 2025," ucapnya. Hal itu disampaikan Zulhas pada Pelatihan Capacity Building Penguatan Kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Rabu (25/6) di Jakarta.
Menko menargetkan pada 28 Oktober 2025, sebanyak 70 persen dari 80 ribu Koperasi Merah Putih dapat diluncurkan. Dia berencana memanfaatkan gedung sekolah terbengkalai, kantor kelurahan, atau balai desa sebagai gudang swadaya pangan.
"Saya yakin bisa tercapai karena kita tidak perlu membangun gudang baru," ucap dia.
Menurut Zulhas, hal itu tinggal dibranding saja supaya dapat dilakukan percepatan keberdayaan pelayanan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menko menyatakan pemanfaatan sekolah dan kantor kelurahan atau balai desa ini dikarenakan gudang-gudang telah dipenuhi pasokan beras. Dengan demikian pasokan jagung tidak dapat ditampung.
"Kita mampu menyerap gerabah, tetapi tidak mampu menyerap jagung karena gudangnya tidak ada," ujarnya. Karena itu, lanjut Zulhas, gudang-gudang ini untuk kepanjangan tangan penyimpanan gerabah atau beras, sekaligus jagung.
Menko berharap Koperasi Merah Putih dapat menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat, menghilangkan tengkulak nakal, dan mengendalikan inflasi. Dengan demikian, Koperasi Merah Putih dapat menghadirkan berbagai manfaaat bagi masyarakat. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!