KONI DKI Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Atlet
📅 Rabu, 25 Jun 2025, 17:06 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Istimewa
JAKARTA - KONI DKI melakukan penandatanganan PKS dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan atlet Jakarta yang mengalami cendera saat bertanding di kejuaraan nasional maupun internasional.
Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid menyambut baik kerja sama kembali dengan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, kerja sama ini sangat penting untuk memberi perlindungan bagi atlet Jakarta yang mengalami cedera saat bertanding.
“Tahun lalu, sudah kita laksanakan. Hasilnya sangat baik, semua atlet Jakarta yang cedera ditangani dengan baik saat dirawat di RS. Terima kasih BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Hidayat.
Dosen dari UNJ ini pun berharap para atlet Jakarta yang dirawat nanti bisa mendapat layanan terbaik, seperti tahun sebelumnya, dan kerja sama ini bisa segera direalisasikan.
“Cendera itu selalu ada, dan kami harap tidak ada klaim saat dirawat. Atlet Jakarta harus mendapat pelayanan terbaik untuk mendopang prestasinya,” tukasnya
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam MoU tersebut, Hidayat menyampaikan bahwa pelaksanaan PON XXII akan digelar pada tahun 2028 di NTT dan NTB.Saat ini, KONI DKI sudah melaksanakan Pelatda sejak 1 April lalu. Atlet yang di pelatdakan adalah atlet peraih medali emas, perunggu dan perak di PON XXI 2024 lalu. Total sekitar 800 an atlet lapis satu dan 270 atlet lapis dua yang mengikuti Pelatda.
“Mereka juga telah menjalankan tes fisik di Rawamangun, dengan dibantu pakar-pakar olahraga dari Universitas Negeri Jakarta,” katanya.
Selain itu, KONI DKI juga akan menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) junior untuk menjaring atlet-atlet DKI Jakarta pada bulan Agustus nanti. Porprov digelar untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) di Jakarta bulan Oktober.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tahun ini kegiatan sangat padat. Selain Popnas, KONI juga akan menggelar pon bela diri di Kudus,” ujarnya.
Sejahterakan Atlet & Keluarga
Sementara Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Deny Yusyulian berjanji akan meningkatkan kolaborasi dengan KONI DKI untuk mensejahterakan atlet dan keluarganya.
“Perlindungan atlet akan ditingkatkan. Dengan iuran hanya Rp16.800 selama satu bulan, para atlet akan mendapatkan dua manfaat perlindungan. Yaitu jaminan kecelakaan dan jaminan kematian. Biaya rawat di RS akan ditanggung semua alias tanpa batas biaya, dan jika atlet meninggal dunia, ahli waris mendapat santunan sebesar Rp42 juta,” jelasnya.
Diakhir penutup, Deny menyampaikan apresaisi kepada jajaran KONI DKI atas kerja sama perlindungan atlet selama ini.
“Kami ingin terus meningkatkan kualitas atlet yang berdampak pada prestasi. Salah satu edukasi dan sosialisasi kepada para cabor yang bernaung di bawah KONI. Kesejahteraan atlet dan keluarga akan terus ditingkatkan,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!