Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo: Kemiskinan Sulit Diberantas Karena Kekayaan Dikuasai Segelintir Elite

📅 Senin, 23 Jun 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Bantuan Sosial (Bansos) yang selama ini menjadi instrumen Pemerintah jelasnya hanya bersifat temporer untuk menahan kemerosotan daya beli lebih dalam lagi, namun tidak relevan untuk menanggulangi kemiskinan struktural.

“Pemerintah harus mengedepankan demokrasi ekonomi yang mendorong redistribusi ekonomi baik sumber daya maupun pendapatan,” tegasnya.

Distribusi Keadilan

Sebelumnya, Guru Besar Sosiologi dari Universitas Airlangga, Surabaya, Bagong Suyanto, mengatakan, pengukuran kemiskinan seharusnya didasari oleh konsep distribusi keadilan bukan sekedar angka-angka formal yang mencatat garis kemiskinan.

“Pengukuran yang selama ini dilakukan hanya untukmengetahui garis kemiskinan, belum memasukkan faktor kesenjangan sosial yang ada di tengah masyarakat. Seharusnya metode pengukuran ditujukan untuk memperbaiki keadaan, dengan mempertimbangkan distribusi keadilan ekonomi, dan ini harus menyertakan tingkat kesenjangan yang terjadi di masyarakat,” kata Bagong.

Bank Dunia sendiri telah mengevaluasi metode perhitungan kemiskinan global pada Juni 2025. Standar baru menggunakan purchasing power parities (PPP) 2021, menggantikan PPP 2017.

Perubahan itu berdampak besar terhadap data kemiskinan Indonesia. Berdasarkan dokumen “June 2025 Update to the Poverty and Inequality Platform (PIP)”, jumlah penduduk miskin melonjak.

Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia pada pertengahan 2024 mencapai 285,1 juta jiwa.

Dari jumlah tersebut, jika menggunakan metode PPP 2021, jumlah penduduk miskin mencapai 68,25 persen atau sekitar 194,67 juta orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Megapolitan
Blok Busana Tanah Abang Fav...
Megapolitan
UU DKJ Bisa Sulitkan KPU Su...
Luar Negeri
Iran Tinjau Proposal AS Buk...
Advertisement
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.