Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usai Terdampak Banjir dan Longsor, Aktivitas Ekonomi di Pasar Pandan Tapanuli Tengah Mulai Normal

📅 Senin, 26 Jan 2026, 10:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Usai Terdampak Banjir dan Longsor, Aktivitas Ekonomi di Pasar Pandan Tapanuli Tengah Mulai Normal Doc: ANTARA
Ket. Pembeli memilih cabai merah keriting yang akan dibeli di Pasar Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara pada Senin (26/1/2026)

Pandan – Aktivitas ekonomi atau jual beli di Pasar Pandan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, yang sebelumnya terdampak banjir dan akses jalan terputus akibat longsor, saat ini sudah mulai normal.

“Aktivitas mulai normal, akses jalan yang terbuka membuat harga berangsur normal,” kata salah seorang pembeli di pasar itu, Meli Wahyuni, di Pandan, Senin (26/1).

Menurut dia, harga-harga, sudah berangsur normal jika dibandingkan dengan sesaat setelah bencana waktu itu yang harganya cukup tinggi. Ia mencontohkan harga cabai di awal-awal setelah bencana atau saat jalan lintas terputus, mencapai Rp300 ribu per kilogram.

“Itu awal-awal sekali dan di pasar ini yang jualan sangat sedikit,” kata dia.

Sementara itu, pedagang cabai di Pasar Pandan, Mardalena Simanullang mengamini hal tersebut. Ia mengaku aktivitas jual beli di pasar ini sudah berangsur normal dan awalnya pasar ini mulai ada aktivitas, tiga pekan setelah bencana. 

Dulu sebelum bencana, dirinya mampu menjual cabai 60 kilogram per harinya dan saat ini hanya 40 kilogram yang terjual setiap hari. “Ini sudah mulai ramai dan kami berharap ini terus terjaga,” kata dia.

Ia mengatakan cabai yang dijual ini berasal dari kawasan Toba dan Siborong-Siborong Kabupaten Tapanuli Utara. Ia menyebutkan, harga cabai saat ini sudah di angka Rp20 ribu per kilogram dan juga harga kebutuhan lainnya berangsur pulih.

“Ini semua berkat adanya kerja keras pemerintah dan pihak terkait dalam membuka akses jalan sehingga distribusi barang berjalan membaik,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.