Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hadirkan Ade Rai, BPJS Kesehatan Madiun Ajak Peserta JKN Hidup Sehat

📅 Senin, 23 Jun 2025, 19:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hadirkan Ade Rai, BPJS Kesehatan Madiun Ajak Peserta JKN Hidup Sehat Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Madiun, Maidi, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Madiun Wahyu Dyah Puspitasari, Duta Program JKN Ade Rai, dalam kegiatan "Badan Usaha Gathering" yang bertajuk 'Pekerja Sehat, Perusahaan Kuat, Sinergi untuk Indonesia Hebat', Senin (23/6/2025).

MADIUN – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Madiun, Jawa Timur, menghadirkan Duta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Ade Rai untuk mengajak pentingnya menjaga pola hidup sehat melalui kegiatan Badan Usaha Gathering.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari, mengatakan kegiatan bertajuk "Pekerja Sehat, Perusahaan Kuat, Sinergi untuk Indonesia Hebat" tersebut menjadi ajang sinergisitas antara BPJS Kesehatan dan badan usaha dalam memperkuat jaminan kesehatan pekerja.

"Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk apresiasi kami sekaligus untuk meningkatkan hubungan yang kuat, baik antara badan usaha maupun kepada peserta," ujar Wahyu Dyah Puspitasari di sela-sela kegiatan yang digelar di Madiun, Senin (23/6).

Menurut dia, peran badan usaha sangat penting dalam penyelenggaraan JKN. Sesuai amanat undang-undang jaminan sosial, pemberi kerja wajib mendaftarkan dan membayarkan iuran JKN bagi karyawannya.

Di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Madiun ada sekitar 3.500 badan usaha. Hanya saja belum semua badan usaha itu mendaftarkan seluruh karyawannya ke program BPJS Kesehatan.

Oleh karena itu, ia terus mendorong seluruh badan usaha untuk mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta JKN dan membayar iuran secara rutin sesuai ketentuan sebelum tanggal 10 setiap bulan.

"Kami bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk menindak perusahaan yang tidak mendaftarkan karyawannya atau menunggak iuran," katanya.

Duta Program JKN Ade Rai menekankan pentingnya menjaga perilaku hidup sehat masyarakat untuk mencegah penyakit tidak menular yang kini menjadi beban besar dalam sistem kesehatan nasional.

"Permasalahan kesehatan sekarang mayoritas berasal dari gaya hidup dan perilaku tidak sehat, seperti pola makan yang buruk, kurang olahraga, dan stres," kata Ade Rai.

Ia mengatakan, jika masyarakat mampu mengubah perilaku atau gaya hidup, maka kebutuhan akan layanan kesehatan yang mahal bisa ditekan.

Pada kesempatan tersebut, Ade Rai juga menggerakkan peserta JKN yang hadir untuk terus menjaga kesehatan melalui kegiatan pencegahan. Berbagai kiat ia berikan salah satunya pentingnya mengelola masalah glukosa, mengingat mayoritas klaim program JKN disebabkan penyakit akibat gaya hidup yang kurang tepat, seperti diabetes dan hipertensi.

Ia juga mengapresiasi pendekatan preventif yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Madiun yang hadir memberikan pendampingan bagi layanan kesehatan warganya.

"Saya melihat Pak Wali Kota Madiun ini menjadi contoh langsung untuk masyarakat. Ini pendekatan luar biasa, tinggal didukung dengan edukasi praktiknya seperti pemilihan makanan sehat dan waktu olahraga yang tepat," katanya.

Wali Kota Madiun Maidi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai kunci produktivitas dan keberlanjutan hidup.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pelaksanaan program penghapusan bentor

11 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.