Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengamat : Prosedur Angkasa Pura Sudah Tepat Saat Tangani Ancaman Bom di Pesawat

📅 Sabtu, 21 Jun 2025, 11:45 WIB | Oleh:
Pengamat : Prosedur Angkasa Pura Sudah Tepat Saat Tangani Ancaman Bom di Pesawat Doc: Ilustrasi Bandara Soekarno Hatta, Tangerang

JAKARTA - Bandara Kualanamu (Deli Serdang) dan Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) dinilai telah menjalankan prosedur sesuai standar global dalam menangani adanya ancaman bom terhadap pesawat Saudia Airlines SV 5726 rute Jeddah - Jakarta. 

Hal itu disampaikan Aviation Consultant dan pengamat penerbangan, Gerry Soejatman, setelah melihat penanganan SV 5726 oleh dua bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia itu. 

Gerry menuturkan kedua bandara itu memiliki kapasitas dalam menghadapi keadaan darurat seperti ancaman terhadap pesawat SV 5726. 

”Saat kejadian kemarin (17 Juni 2025) Soetta (Bandara Soekarno-Hatta) dan KNO (Bandara Kualanamu) telah menjalankan prosedur Airport Contingency Plan. Itu sudah tepat dan biasa dilakukan oleh bandara-bandara di luar sana jika ada ancaman serupa,” ujarnya kepada media, Jumat (20/6).

Dia mengutarakan langkah-langkah kedua bandara itu telah sesuai standar yang berlaku di dunia aviasi. 

“Penangannya sudah ada, dan sesuai standar. Untuk peningkatan (penanganan) yang dibutuhkan, belum ada hal yang mencolok,” jelasnya. 

Kendati demikian, dia mengingatkan harus ada evaluasi yang dilakukan agar standar atau prosedur dapat tetap terjaga bahkan ditingkatkan ketika menghadapi kondisi serupa. 

“Ada pertanyaan mengenai tenggang waktu dari penerimaan email hingga waktu crew (pesawat) menerima info ancaman bomnya. Ini Harus ditinjau apakah tenggang waktunya ini wajar atau tidak,” ungkap dia.

Seperti diketahui, pada 17 Juni 2025 pesawat Saudia SV 5726 rute Jeddah - Jakarta mengalami divert atau pengalihan pendaratan ke Bandara Kualanamu, karena adanya ancaman bom. 

Kemudian, Angkasa Pura menjalankan Airport Contingency Plan dan membuka Emergency Operation Center di Bandara Soetta dan Kualanamu. Pesawat kemudian menjalani prosedur keamanan dan keselamatan, lalu dinyatakan aman untuk melakukan penerbangan ke Jakarta pada 18 Juni 2025. Seluruh penumpang yang merupakaan jemaah haji tiba dengan selamat di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.