Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama Siapkan 10 Hektare untuk Sekolah Rakyat

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 13:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama Siapkan 10 Hektare untuk Sekolah Rakyat Doc: ANTARA/HO-Zack Tonu Bala
Ket. Bupati Teluk Wondama Elysa Auri bersama Forkopimda setempat melakukan pengecekan ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Tamoge, Distrik Nikiwar, Teluk Wondama, Papua Barat.

Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kampung Tamoge, Distrik Nikiwar.

Bupati Teluk Wondama Elysa Auri di Wasior, Jumat, mengatakan pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Program Sekolah Rakyat merupakan terobosan efektif dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau prasejahtera yang berada di wilayah terpencil dan tertinggal.

"Sekolah Rakyat menghadirkan kesempatan yang sama bagi semua anak meraih masa depan lebih baik," katanya.

Menurut dia, Sekolah Rakyat yang nantinya dikelola Kementerian Sosial, bakal menjadi wadah pencetakan generasi muda berkualitas, tangguh, dan berdaya saing dalam menjawab tantangan zaman.

Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Teluk Wondama berpartisipasi mendukung kelancaran pembangunan sarana prasarana hingga pengoperasian Sekolah Rakyat.

"Saya meyakini Sekolah Rakyat akan jadi wadah melahirkan generasi muda Wondama yang berkualitas dan memiliki daya saing," ucap Elysa.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani menyebut bupati yang telah mengajukan permohonan pembangunan Sekolah Rakyat yaitu, Bupati Manokwari, Bupati Fakfak, dan Bupati Teluk Wondama.

Permohonan dari tiga bupati langsung dikirim kepada Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, dan kesiapan lahan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi tanggung jawab masing-masing kabupaten.

"Saat ini sudah tiga bupati yang mengajukan permohonan ke Mensos untuk membangun Sekolah Rakyat," ujar Lakotani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Ekonomi
Target Belanja 2027 Dinaikk...
Advertisement
Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo   

Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo  

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.