Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepulauan Seribu Bangun Tanggul di Tiga Kelurahan Senilai Rp82,4 Miliar

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 17:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepulauan Seribu Bangun Tanggul di Tiga Kelurahan Senilai Rp82,4 Miliar Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Petugas membangun tanggul pemecah ombak di pesisir pantai yang ada di Kabupaten Kepulauan Seribu.

JAKARTA – Suku Dinas Sumber Daya Air Kepulauan Seribu melakukan sosialisasi pembangunan tanggul dan pemecah ombak (breakwater) di tiga kelurahan yang ada di kabupaten tersebut dengan biaya mencapai Rp82,48 miliar. 

"Saat ini kami lakukan sosialisasi rencana pembangunan tanggul dan 'breakwater' di tiga kelurahan," kata Kepala Seksi Pantai Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Kepulauan Seribu, Wahyu Maulana, di Jakarta, Selasa (17/6).

Proyek tersebut berada di Kelurahan Pulau Kelapa, Pulau Tidung dan Pulau Lancang.Menurut dia, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan gelombang laut tinggi.

Proyek pembangunan ini akan mencakup sejumlah pekerjaan konstruksi di beberapa titik strategis.Untuk pembangunan tanggul di Pulau Kelapa akan dilakukan di Jalan Lingkar Utara sepanjang kurang lebih 888 meter. Sedangkan di Pulau Tidung, tanggul akan dibangun di sisi utara dan barat sepanjang 597 meter.

Untuk "breakwater" akan dibangun di sisi selatan Pulau Lancang dengan panjang sekitar 278 meter.

Wahyu menjelaskan komponen utama yang digunakan dalam konstruksi untuk pemecah ombak di Pulau Lancang berupa kubus berongga berukuran 60x60x60 sentimeter (cm) dan tetrapod seberat 390 kilogram (kg).

Kemudian, tanggul Pulau Kelapa dan Pulau Tidung terdiri dari besi beton segi delapan dengan diameter 0,6 meter, tinggi 0,5 meter dan tebal 0,1 meter.

"Kami berharap pelaksanaan proyek ini mendapat dukungan dari masyarakat serta menjadi bagian dari solusi jangka panjang terhadap kerentanan pesisir di wilayah Kepulauan Seribu," kata dia.

Lurah Pulau Kelapa, Muslim, mengatakan bahwa keberadaan tanggul sangat penting dalam upaya pengamanan pulau dari ancaman abrasi yang terus meningkat.

Ini adalah langkah positif. "Kami mendukung penuh upaya Sudin SDA dalam menjaga pulau dari kerusakan pesisir akibat gelombang laut. Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan tepat sasaran," ujar Muslim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Sulbar Bidik Stunti...

Putri KW Sukses Menembus Babak 8 Besar

11 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Putri KW Sukses Menembus Ba...

Sabar/Reza Amankan Tiket Babak 8 Besar

11 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Sabar/Reza Amankan Tiket Ba...
Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...

Jakarta Model Percontohan Pelayanan Terpadu

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.