Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kampung Nelayan Merah Putih Bakal Telan Rp24,2 Triliun

📅 Senin, 16 Jun 2025, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampung Nelayan Merah Putih Bakal Telan Rp24,2 Triliun Doc: Antara
Ket. Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya Trian Yunanda menjawab pertanyaan awak media ditemui seusai kegiatan "Morning Sea" yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara hybrid Jakarta, Senin (16/6).

Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memproyeksikan kebutuhan anggaran sebesar Rp24,2 triliun untuk membangun 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) secara bertahap hingga tahun 2027 mendatang.

Program strategis itu dirancang untuk memperkuat ekonomi pesisir dan mendorong kesejahteraan masyarakat nelayan melalui pembangunan terintegrasi berbasis hulu-hilir, dengan target 100 KNMP rampung selama tahun 2025.

Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya Trian Yunanda di Jakarta , Senin (16/6), mengatakan, target jangka panjang pembangunan 1.100 KNMP akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan lokasi dan syarat lainnya yang telah ditetapkan.

"Anggarannya kan sedang dibahas," kata Trian usai menghadiri kegiatan 'Morning Sea' bertajuk Sinergi Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang melibatkan pemangku kepentingan dari pusat dan daerah secara hybrid di Jakarta.

Saat ditanya oleh awak media tentang total kebutuhan anggaran program tersebut, Trian menjelaskan bahwa pembangunan satu kampung diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp22 miliar.

"Ya kan totalnya sudah tahu, kalau Rp22 miliar kali 100 berapa? (100 merupakan tahap awal pembangunan KNMP di 2025)," ucap Trian sembari bertanya balik ke awak media.

Dengan begitu, untuk pembangunan tahap awal yang mencapai 100 KNMP, maka KKP membutuhkan anggaran sekitar Rp2,2 triliun. Anggaran tersebut secara keseluruhan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Anggaran APBN. Pure APBN melalui ABT (Anggaran Biaya Tambahan," jelasnya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Oleh karena itu, dengan proyeksi 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih hingga 2027 dan kebutuhan anggaran per kampung sebesar Rp22 miliar, maka total anggaran yang dibutuhkan KKP mencapai Rp24,2 triliun untuk mewujudkan KNMP di seluruh Indonesia.

Kendati demikian, Trian tidak menjelaskan, lebih lanjut apakah anggaran pembangunan 1.100 KNMP hingga 2027 secara keseluruhan menggunakan APBN atau melalui skema lainnya.

Trian pun langsung bergegas meninggalkan awak media karena dikabarkan segera bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Diketahui, KKP menargetkan pembangunan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih secara bertahap hingga 2027, dengan target 100 kampung pada 2025 untuk meningkatkan kesejahteraan pesisir dan ekonomi kelautan nasional.

Program itu dirancang khusus untuk mengubah wajah desa pesisir dan kampung budidaya menjadi lebih produktif dan terintegrasi dalam menghasilkan produk perikanan yang berdaya saing, seperti di Kalamo, Biak, Papua.

Sejauh ini KKP telah menerima 910 proposal pengajuan pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih dari berbagai daerah pesisir dan kampung perikanan budidaya di Indonesia. Untuk tahap awal di 2025, KKP akan membuat 100 Kampung Nelayan Merah Putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Pilah Sampah dari Rumah Jad...
Daerah
Warga Pasuruan Rayakan Sema...
Megapolitan
Edukasi Program Tunggu Anak...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.