Gua Kelelawar Padayo Jadi Destinasi Wisata 'Bersinar' BNNP Sumbar: Edukasi dan Alam dalam Satu Tempat
📅 Sabtu, 14 Jun 2025, 19:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat bersinergi dengan PT Semen Padang (Persero) menjadikan Gua Kelelawar Padayo di Kelurahan Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang menjadi destinasi wisata "Bebas Narkoba" (Bersinar).
“Kawasan wisata adalah aset daerah yang harus kita lindungi bersama. Sinergi antara BNN, dunia usaha seperti PT Semen Padang, dan masyarakat melalui Pokdarwis menjadi benteng perlindungan bagi generasi muda dan wisatawan dari bahaya narkoba,” kata Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi di Padang, Sabtu.
Menurut dia, gerakan itu sebagai langkah nyata dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kegiatan yang merupakan rangkaian dari Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 yang diawali dengan jalan santai yang diikuti sekitar 150 peserta, menempuh rute dari Club House PT Semen Padang menuju Gua Kelelawar Padayo itu.
Ikut serta dalam kegiatan strategis pemberantasan narkoba itu Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Ricky Yanuarfi, Kepala Departemen SDM PT Semen Padang Juke Ismara, Koordinator Rehabilitasi BNNP Sumbar Josra Maidi, perwakilan insan PT Semen Padang Group, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Padayo serta masyarakat sekitar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pencanangan kawasan wisata Bersinar ditandai dengan pemasangan spanduk bertuliskan “Kawasan Wisata Gua Kelelawar Padayo Bersinar”, sebagai simbol komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan wisata yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menyatakan kolaborasi tersebut sejalan dengan nilai perusahaan dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
“Gua Kelelawar Padayo tidak hanya memiliki daya tarik wisata alam yang luar biasa, tapi juga menjadi simbol komitmen kita bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkotika, termasuk di sektor pariwisata dan generasi muda,” katanya.
Kegiatan itu menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara sektor industri, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan terbebas dari bahaya narkoba.
Adapun tema HANI 2025 adalah “Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba Melalui Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema ini menekankan pentingnya pendekatan komprehensif dan kolaboratif dalam upaya melawan narkoba demi mewujudkan visi Indonesia Emas.*
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!