Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendes Ajak Warga Desa Melek AI: Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Kemajuan!

📅 Selasa, 10 Jun 2025, 17:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendes Ajak Warga Desa Melek AI: Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Kemajuan! Doc: Antara
Ket. Kepala Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT Dicky Yosepial saat membuka Bimbingan Teknis Manajemen Konten Peningkatan Kapasitas Konten Kreator Tahun 2025 di Jakarta, Selasa (10/6).

Jakarta - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meminta segenap warga desa di tanah air agar bijak dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

"Hal-hal yang sifatnya untuk kecepatan, untuk perkembangan, untuk keterbaruan, silakan gunakan kecerdasan buatan," ujar Kepala Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT Dicky Yosepial saat membuka Bimbingan Teknis Manajemen Konten Peningkatan Kapasitas Konten Kreator Tahun 2025 di Jakarta, Selasa (10/6).

Menurut Dicky, salah satu penggunaan kecerdasan buatan yang tidak bijak adalah memanfaatkan teknologi tersebut untuk membuat dan menyebarkan berita bohong.

Lebih lanjut, Dicky menjelaskan warga desa tidak bisa menutup diri dari segala perkembangan teknologi yang semakin pesat dalam beberapa waktu terakhir ini. Adaptasi terhadap kecanggihan teknologi itu bernilai penting antara lain untuk membantu kemajuan desa-desa.

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital di sekitar desa, ujar dia melanjutkan Kementerian Desa pun telah merancang rencana aksi, yakni desa digital.

"Sekarang semua program itu adanya dalam bentuk digital. Kita harus melek digitalisasi. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus paham," kata Dicky.

Apabila warga desa menutup diri dari perkembangan teknologi digital, ujarnya melanjutkan mereka berpotensi menjadi sumber daya manusia (SDM) yang tertinggal.

Sebelumnya, Dicky telah menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan teknis itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas alumni konten kreator Akademi Desa dalam mengoptimalkan media sosial dan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk tujuan pemberdayaan desa secara strategis dan berkelanjutan.

Akademi Desa merupakan pusat pembelajaran berbasis digital yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan keterampilan masyarakat desa.

Dalam bimbingan teknis itu, Akademi Desa dan Kemendes menghadirkan sejumlah narasumber untuk menyampaikan materi seputar konten dan pengembangan media sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.