Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hebat! Ambisi Shafira Devi Sabet Gelar Woman Grand Master

📅 Selasa, 10 Jun 2025, 22:11 WIB | Oleh:
Hebat! Ambisi Shafira Devi Sabet Gelar Woman Grand Master Doc: ANTARA/Luqman Hakim
Ket. Pecatur muda Indonesia Shafira Devi Harfesa ditemui di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (10/6).

YOGYAKARTA - Pecatur muda Indonesia Shafira Devi Harfesa ingin segera menyabet gelar Woman Grand Master (WGM) setelah memastikan langkah ke Piala Dunia Catur 2025 seusai menjuarai Asian Zone 3.3 Chess Championship di Mongolia.

"Target saya ke depan secepatnya mau dapat Woman Grand Master," kata Shafira seusai bertemu Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) KGPAA Paku Alam X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (10/6).

Shafira bakal mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi Piala Dunia Catur yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang di Georgia, Amerika Serikat.

Turnamen itu menjadi debutnya di panggung catur tingkat dunia, dan ia tengah mempersiapkan diri melalui pelatnas intensif di Bekasi, Jawa Barat.

"Strategi khusus belum ada karena saya belum tahu bakal ketemu siapa. Tapi latihan dimaksimalkan seperti biasa," ujar siswi kelas X itu.

Meski harus menghadapi pecatur-pecatur kuat dunia, Shafira mengaku tidak merasakan tekanan berlebih saat bertanding di Mongolia, termasuk saat mengalahkan pecatur peringkat pertama asal Mongolia di babak terakhir, WGM Munkhzul Turmunkh.

Perempuan asal Sleman, DIY itu justru tampil tanpa beban karena sudah mencapai target awalnya.

"Awalnya target saya di sana cuma dapat gelar Woman FIDE Master, dan itu sebenarnya sudah saya capai. Jadi mainnya lebih santai. Nggak ada tekanan," ungkapnya.

Perjalanan Shafira di dunia catur dimulai sejak dini. Ia mengenal papan catur pada usia tiga tahun setelah diperkenalkan oleh ayahnya yang juga menjadi pelatih pribadi.

Sejak saat itu, catur menjadi bagian dari kesehariannya. Ia mulai rutin mengikuti kompetisi sejak kelas 1 SD hingga pada usia delapan tahun, ia berhasil meraih gelar juara nasional.

Kemenangan di Mongolia bukan hanya memberinya tiket ke Piala Dunia, tapi juga membuktikan kemampuannya bersaing di level tinggi.

"Itu pencapaian besar buat saya karena menentukan kelolosan ke Piala Dunia, dan ini juga pertama kali saya akan main di sana," kata remaja kelahiran 13 Desember 2008 itu.

Ketua Pengurus Daerah Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DIY Bambang Wisnu Handoyo optimistis Shafira bisa meraih gelar Woman Grand Master ke depan.

"Targetnya WGM, yakin. Karena WGM itu rating-nya 2.300, jadi masih banyak yang harus dilakukan. Tapi kalau Percasi memang menargetkan harus bisa GM. Makanya kita merapat ke Pak Utut (Ketua Umum PB Percasi)," ujar Bambang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.