Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prancis Akan Menjual Gelombang Pertama 16 Jet Tempur Rafale kepada Ukraina

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 00:02 WIB | Oleh:
Prancis Akan Menjual Gelombang Pertama 16 Jet Tempur Rafale kepada Ukraina Doc: Istimewa
Ket. Pada Maret 2026, dilaporkan bahwa Ukraina sedang mempersiapkan pembayaran di muka untuk jet tempur Gripen pertama dari Swedia dan jet tempur Rafale dari Prancis.

PARIS - Prancis dan Ukraina telah menyepakati penjualan batch pertama dari 16 jet tempur Rafale. Ukraina diperkirakan akan menerima jet tempur Prancis pertamanya paling cepat pada tahun 2028–2029.

Dari Militarnyi, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan pengumuman ini dalam konferensi pers setelah pertemuan "Koalisi Sukarelawan" di Paris.

“Ini melibatkan proyek untuk mengakuisisi 16 pesawat Rafale dan sistem persenjataan yang menyertainya. Penerbangan pertama dapat dilakukan paling cepat pada tahun 2028–2029, dan pelatihan personel akan dimulai dalam beberapa bulan mendatang,” tegas Macron.

Pada November 2025, dilaporkan bahwa rencana telah disusun untuk memesan 100 jet tempur Rafale buatan Prancis guna memperkuat Angkatan Udara Ukraina.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Prancis Emmanuel Macron telah menandatangani perjanjian terkait pembelian peralatan pertahanan Ukraina.

Pada awal Desember, sebuah delegasi Ukraina bertemu dengan CEO perusahaan kedirgantaraan Dassault Aviation untuk membahas kemungkinan lokalisasi produksi jet tempur Rafale.

Pada Maret 2026, dilaporkan bahwa Ukraina sedang mempersiapkan pembayaran di muka untuk jet tempur Gripen pertama dari Swedia dan jet tempur Rafale dari Prancis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.