Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selat Hormuz Kian Berisiko, Dubai Siapkan Pelabuhan Baru

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Selat Hormuz Kian Berisiko, Dubai Siapkan Pelabuhan Baru Doc: istimewa
Ket. Perdagangan Global - Selat Hormuz

MOSKOW – Perusahaan logistik global asal Dubai, Dubai Port World (DP World), berencana membangun pelabuhan dan terminal kontainer baru di pesisir timur Uni Emirat Arab. Langkah ambisius tersebut dimaksudkan sebagai langkah diversifikasi jalur perdagangan guna mengurangi ketergantungan pada Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Seperti dilaporkan Financial Times, Senin (13/7), DP World tengah mengkaji pembangunan pelabuhan serbaguna di kawasan pesisir Fujairah sebagai jalur logistik alternatif. Rencana tersebut muncul setelah aktivitas di Pelabuhan Jebel Ali yang menjadi pelabuhan kontainer terbesar di kawasan, merosot hingga 90–95 persen akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Kondisi itu mendorong pelaku usaha mencari rute perdagangan yang lebih aman.

DP World saat ini sedang membahas ketentuan awal dengan pejabat pemerintah setempat, meskipun struktur dan pembiayaan proyek baru itu belum disepakati. "Kami memang memiliki rencana sendiri dan kami telah sangat aktif dalam mengkaji wilayah pantai timur terkait DP World. Ini merupakan langkah antisipatif jika terjadi masalah," kata seorang pejabat senior kepada surat kabar itu dan dikutip Sputnik.

DP World menolak mengonfirmasi rincian proyek apa pun di pantai timur, tetapi menyatakan bahwa rencana sedang disusun untuk mendiversifikasi operasi guna mengatasi gangguan-gangguan tersebut. , DP World merupakan perusahaan yang bergerak di bidang operasi pelabuhan. Kantor pusat DP World berada di Dubai, UEA. Perusahaan tersebut telah mempekerjakan lebih dari 126.000 orang.

Sebelumnya, Senin (13/7), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan AS akan menjadi penjaga Selat Hormuz dan akan menerima penggantian biaya sebesar 20 persen dari nilai kargo yang melewati jalur air tersebut. Trump juga mengatakan pihaknya akan memberlakukan kembali blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Titik Vital

Seperti diketahui, Selat Hormuz merupakan merupakan titik sempit (chokepoint) paling vital dalam sistem perdagangan energi dunia. Sekitar 20 juta barel minyak per hari atau hampir seperempat perdagangan minyak melalui jalur laut dunia, serta sekitar 20 persen perdagangan LNG global, melintasi selat ini.

Dominasi tersebut membuat stabilitas Selat Hormuz memiliki pengaruh langsung terhadap harga energi internasional, biaya logistik, inflasi, hingga pertumbuhan ekonomi global, terutama di negara-negara pengimpor energi di Asia.

Risiko utama bukan hanya penutupan total jalur pelayaran, tetapi juga meningkatnya ketegangan geopolitik yang dapat mengerek premi risiko (risk premium), biaya asuransi kapal, dan ongkos pengiriman. Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dan gas meski pasokan fisik belum terganggu secara signifikan. Dampaknya kemudian merambat ke berbagai sektor melalui kenaikan biaya produksi, transportasi, dan harga pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.