Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Kucurkan Triliunan untuk PLTA di Kalimantan, Berkah atau Bahaya?

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 23:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Kucurkan Triliunan untuk PLTA di Kalimantan, Berkah atau Bahaya? Doc: Antara Kaltim/ Rachmad
Ket. Ilustrasi – Sungai Mahakam di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur.

SAMARINDA – Indonesia memiliki potensi hidroenergi yang melimpah, terutama di wilayah timur seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Diperkirakan total potensi PLTA Indonesia mencapai lebih dari 75 GW, tapi baru sebagian kecil yang dimanfaatkan. Ini jadi peluang besar bagi investor.

Pemerintah Indonesia menargetkan 23% bauran energi berasal dari energi baru terbarukan (EBT) pada 2025. PLTA menjadi andalan utama karena stabil dan efisien dibandingkan solar atau angin. Pemerintah juga memberi insentif dan regulasi yang mendorong investor asing.

Perusahaan asal Tiongkok PT Handa Energi Investasi Indonesia berkolaborasi dengan perusahaan nasional PT Tujuan Mulia Makmur berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) 300 Mega Watt (MW) di Desa Batoq Kelo Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dengan investasi Rp2 triliun hingga Rp3 triliun.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji, di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (4/6), menyambut baik rencana investasi tersebut, karena kehadiran perusahaan yang akan membangun PLTA 300 MW di Desa Batoq Kelo Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahulu, merupakan salah satu investasi baru yang jarang ada di Kaltim.

“Tentu saja Pemprov Kaltim sangat mengapresiasi dan juga akan memberikan insentif yang bisa kita lakukan kepada PT Handa Energi Investasi Indonesia, karena dengan pembangunan PLTA di Kabupaten Mahulu, maka secara otomatis akan mengembangkan Kabupaten Mahulu, termasuk pembangunan infrastrukturnya,” kata Seno Aji, usai menerima audiensi Direktur PT Handa Energi Investasi Indonesia Mr Libin dan Direksi PT Tujuan Mulia Makmur Mr Chen Weize.

Audiensi ini juga dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) Provinsi Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Kaltim Fahmi Prima Laksana.

Wagub Seno Aji menambahkan, terkait investasi dalam pembangunan PLTA berkapasitas 300 MW yang akan dihasilkan di Kabupaten Mahulu kurang lebih Rp2 triliun-Rp3 triliun.

“Untuk prosesnya, memang masih hijau, karena kami belum melakukan kontrak dan lainnya, kemudian mereka juga akan melihat lokasi, dan kita sarankan untuk membuat surat ke Dinas PMPTSP Kaltim,” katanya menegaskan.

Pembangunan PLTA 300 MW di remote area Kaltim, ujar Seno Aji, selain berkontribusi untuk beberapa wilayah di Kaltim, juga berdampak pada kontinuitas pasokan listrik pada sistem interkoneksi IKN, Kalteng, Kaltara, dan Kalsel.

“Dimana keberadaan PLTA Batuq Kelo nantinya akan meningkatkan pasokan tenaga listrik dengan memanfaatkan sumber daya air sebagai energi yang ramah lingkungan termasuk menambah kapasitas pembangkit berbasis energi baru terbarukan, yang juga berdampak dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat Kaltim dan khususnya Kabupaten Mahulu,” kata Seno Aji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...

BNPB: Kualitas Udara Kalbar Berbahaya

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB: Kualitas Udara Kalbar...
Nasional
BNPB: OMC Penanganan Karhut...
Luar Negeri
Populasi Dugong Australia T...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.