Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Amasing Kali

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 13:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Amasing Kali Doc: ANTARA
Ket. Personel Polres Halsel bersama tim SAR melakukan aksi cepat tanggap dalam menghadapi banjir di Desa Amasing Kali, Pulau Bacan, Rabu (4/6/2025).

TERNATE – Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) menerjunkan personel untuk aksi cepat tanggap dalam menghadapi banjir di Desa Amasing Kali, Pulau Bacan, dengan mengevakuasi warga ke tempat aman.

Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, saat memimpin langsung kegiatan itu di Halmahera Selatan, Rabu (04/6), mengatakan personel polres bersama tim SAR setempat bergerak cepat mengevakuasi warga yang terdampak banjir ke lokasi yang lebih aman.

"Situasi di lapangan saat ini dalam kondisi aman dan terkendali," kata dia dalam keterangan.

Dia menyebut evakuasi dilakukan secara tertib dengan memastikan keselamatan warga sebagai prioritas utama.

Setelah upaya penyelamatan selesai, seluruh personel kembali ke Mako Polres Halsel untuk melaksanakan apel konsolidasi guna evaluasi dan kesiapan penanganan lanjutan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait dengan potensi cuaca ekstrem diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah di Malut hingga 5 Juni 2025.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate Muhammad Fauzi mengatakan BMKG mengamati adanya belokan dan pertemuan massa udara di sekitar wilayah Malut yang diperkuat oleh fenomena gelombang atmosfer Kelvin.

Kondisi ini mendorong peningkatan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di berbagai wilayah setempat yang dapat mengakibatkan sejumlah wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan dapat disertai petir dan angin kencang.

Ia menyebut sejumlah wilayah diprakirakan terdampak selama periode peringatan dini itu, seperti Kabupaten Halmahera Utara (Loloda Utara, Galela, Tobelo, Kao, Malifut), Kabupaten Morotai (Morotai Selatan Barat, Morotai Jaya, Morotai Timur, Morotai Utara), Kabupaten Halmahera Timur (Maba, Buin, Wasile), Kabupaten Halmahera Tengah (Patani, Gebe, Weda).

Selain itu, di Kabupaten Halmahera Selatan (Kasiruta, Makean, Gane, Obi), Kabupaten Kepulauan Sula (Sanana, Mangoli), Kabupaten Pulau Taliabu (Taliabu Selatan, Taliabu Timur, Taliabu Utara), Kota Ternate (Ternate, Pulau Hiri, Pulau Batang Dua, Ternate Selatan, Ternate Tengah, Ternate Utara) dan Kota Tidore Kepulauan (Tidore, Sofifi, Oba, Oba Utara, Oba Tengah). Sebagian perairan sekitar Malut diprakirakan mengalami gelombang tinggi lebih dari 2 meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
Kemendagri Gunakan Data Duk...
Luar Negeri
Belgia Tak Bisa Lepas dari ...

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.