Kontributor Utama PDB, Pertanian Berperan Vital Jaga Stabilitas Ekonomi Masyarakat Bawah
📅 Rabu, 04 Jun 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiPeningkatan produksi pangan seperti yang terjadi saat ini tegas Awan belum tentu linear dengan meningkatnya kesejahteraan petani selaku produsen pangan. Oleh sebab itu, perlu dipastikan nilai tambah nya lebih banyak dinikmati oleh petani, bukan tengkulak atau pemodal besar.
“Saya berharap peningkatan produksi harus konsisten, bukan hanya sekali saja atau pada watu tertentu. Nah, itu perlu didukung dengan kebijakan yang juga konsisten,” papar Awan.
Berkembang Pesat
Sementara itu, pengamat Pertanian dari Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi, Universitas Warmadewa (Unwar), Denpasar, Bali I Nengah Muliarta mengatakan pertumbuhan produksi padi yang mencapai 51,45 persen dan jagung 39,02 persen menunjukkan bahwa sektor tersebut tidak hanya stabil, tetapi juga mampu berkembang pesat dalam menghadapi tantangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertumbuhan itu menunjukkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan sumber daya pertanian.Peningkatan produksi dapat memberikan peluang bagi petani untuk meningkatkan pendapatan mereka. Namun, realisasi dari peluang ini sangat bergantung pada bagaimana rantai distribusi berfungsi.
“Jika petani dapat menjual hasil panennya langsung ke konsumen atau melalui saluran yang lebih pendek, mereka akan mendapatkan keuntungan lebih besar,” kata Muliarta.
Untuk memastikan bahwa petani dapat menikmati manfaat dari peningkatan produksi, diperlukan perbaikan dalam infrastruktur dan kebijakan yang mendukung. Investasi dalam infrastruktur pasar, akses ke teknologi, dan pelatihan bagi petani akan sangat penting untuk mengurangi ketergantungan pada tengkulak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara keseluruhan, pertumbuhan yang signifikan dalam sektor pertanian berpotensi meningkatkan PDB dan kesejahteraan petani. Namun, tantangan yang ada dalam rantai distribusi perlu diatasi agar petani dapat menikmati keuntungan secara adil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!