Presiden Prabowo Tegaskan Pemberantasan Korupsi di Tanah Air demi Generasi Penerus Bangsa
📅 Selasa, 03 Jun 2025, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Presiden Prabowo Subianto menegaskan tujuan pemberantasan korupsi untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan untuk generasi penerus bangsa.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan tujuan dirinya memberantas praktik-praktik korupsi ialah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih terutama untuk anak-anak muda generasi penerus bangsa.
“Kami adalah angkatan yang memang sebentar lagi harus meninggalkan podium. Kami berbuat ini hanya untuk anak dan cucu-cucu kita. Kami sekarang berjuang melawan korupsi supaya Anda (generasi penerus) mengambil alih negara dalam keadaan baik, kuat,” kata Presiden Prabowo saat berpidato dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (2/6).
Presiden pun meminta dukungan seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak muda untuk membantu dirinya menciptakan pemerintahan yang bersih, dan melawan korupsi. “Jangan ragu-ragu! (Jika) melihat pejabat, pemimpin melanggar, laporkan! Sekarang kita punya teknologi. Setiap rakyat di desa bisa menggunakan gadget. Kalau ada bukti pelanggaran, segera siarkan! Jangan terima penyelewengan,” kata Presiden Prabowo.
Bersihkan Diri
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pidato yang sama, Presiden juga kembali mengingatkan seluruh unsur-unsur dalam pemerintahan, termasuk lembaga-lembaga pemerintah, untuk berbenah dan membersihkan diri. Presiden menegaskan negara akan segera bertindak.
“Negara kita kuat, mereka-mereka yang tidak setia kepada negara akan kita singkirkan dengan tidak ragu-ragu, tanpa memandang bulu, tanpa melihat keluarga siapa, partai mana, suku mana yang tidak setia kepada negara, yang melanggar undang-undang, yang melanggar Undang-Undang Dasar, akan kami tindak!” sebut Presiden Prabowo.
Presiden juga mengingatkan pejabat-pejabat yang tidak mampu menghentikan dan mencegah kebocoran uang negara, lebih baik mundur daripada nantinya diberhentikan oleh Presiden.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden dalam kesempatan itu juga menyerukan agar seluruh penyelenggara negara kembali kepada nilai-nilai luhur Pancasila dan berhenti menjadikan ideologi bangsa hanya sekadar slogan kosong.
Kepala Negara menekankan pentingnya membersihkan pemerintahan dari praktik penyelewengan dan korupsi. “Jangan Pancasila menjadi mantra, jangan Pancasila menjadi slogan. Kekayaan bangsa Indonesia besar, kekayaan bangsa Indonesia harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden.
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia sedang berada di pusaran tantangan global, mulai dari konflik geopolitik, disrupsi teknologi, hingga ancaman manipulasi dari dalam negeri.
Oleh karena itu, ia menekankan bahwa kekuatan bangsa hanya bisa dibangun melalui persatuan dan pemerintahan yang bersih.
Presiden menyebut Indonesia saat ini menempati urutan keempat negara dengan jumlah penduduk terbesar dunia, dan Indonesia juga menempati urutan ke-16 dengan negara dengan perekonomian terbesar dunia.
“Kekayaan kita sungguh besar. Saya sangat yakin dalam beberapa tahun ini, kita akan bangkit sebagai negara yang hebat. Itu keyakinan saya,” kata Presiden. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!