Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dukung Visi Jadi Pusat Simposium dan Wellness Hospitality, Daewoong Akuisisi Alam Kulkul Boutique Resort

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 13:50 WIB | Oleh:
Dukung Visi Jadi Pusat Simposium dan Wellness Hospitality, Daewoong Akuisisi Alam Kulkul Boutique Resort Doc: Daewoong Bio Indonesia
Ket. Daewoong Bio Indonesia (DBI) secara resmi mengakuisisi Alam Kulkul Boutique Resort di Bali, memperkuat strategi ekspansi grup dalam sektor wellness dan hospitality di kawasan Asia Tenggara.

JAKARTA - Daewoong Bio Indonesia, anak perusahaan dari Daewoong, grup layanan kesehatan global yang berbasis di Korea Selatan, secara resmi telah mengakuisisi PT Wietasha Putrindowisata (PT WPW). Perusahaan ini adalah pemilik dan pengelola Alam Kulkul Boutique Resort salah satu properti yang paling ikonik di kawasan Kuta, Bali.

Aksi akuisisi strategis tersebut menandai ekspansi Daewoong ke sektor hospitality dan wellness, serta memposisikan Bali sebagai pusat baru untuk pariwisata bisnis, kesehatan, dan budaya di Asia Tenggara.

Dibuka pada tahun 1988, Alam Kulkul Boutique Resort merupakan properti bintang empat yang terletak strategis di kawasan Kuta. Terletak tepat di seberang Pantai Kuta dan dekat dengan Bandara Internasional Ngurah Rai, resort ini dikenal luas karena arsitekturnya yang khas Bali, taman tropis yang rimbun, dan suasana yang berpadu harmonis dengan budaya lokal.

Sebagai bagian dari rencana pasca-akuisisi, Daewoong akan mentransformasi resort ini menjadi destinasi hospitality yang berfokus pada simposium dan wellness. Pengembangan yang direncanakan meliputi pembangunan aula simposium multifungsi yang dirancang untuk kunjungan bisnis singkat maupun retret kesehatan. Identitas arsitektur dan karakter budaya properti akan tetap dijaga, sambil sistem layanan ditingkatkan agar memenuhi standar internasional.

”Akuisisi Alam Kulkul mendukung visi kami untuk memperluas kehadiran regional Daewoong melalui penciptaan platform yang menghubungkan industri hospitality, wellness, dan pertukaran pengetahuan. Inisiatif ini memungkinkan kami untuk lebih aktif berinteraksi dengan mitra global sekaligus berkontribusi pada ekosistem pariwisata dan layanan di Bali,” kata Presiden Direktur Daewoong Bio Indonesia Young Hoon Joh, melalui keterangan tertulis pada hari

Ekspansi strategis ini dimungkinkan oleh fondasi kuat Daewoong di sektor kesehatan Indonesia. Sejak memasuki pasar pada 2005, Daewoong telah membangun kehadirannya melalui alih teknologi, pengembangan fasilitas, dan pelatihan profesional. Saat ini, Daewoong mengoperasikan lima anak perusahaan dan empat laboratorium di Indonesia serta telah melatih lebih dari 1.000 tenaga profesional lokal.

Pada tahun 2014, Daewoong mendirikan Daewoong Infion, fasilitas manufaktur biofarmasi pertama di Indonesia. Sejak tonggak tersebut, kolaborasi strategis terus dikembangkan bersama institusi terkemuka seperti UI, ITB, dan IPB untuk riset bersama serta alih teknologi inti, termasuk proyek terkait sel punca dan toksin botulinum.

Hoon Joh, menuturkan, akuisisi Alam Kulkul Boutique Resort merupakan tonggak penting lain dalam inisiatif lintas sektor Daewoong, khususnya di bidang wellness dan edukasi. Dalam beberapa tahun terakhir, Daewoong meluncurkan Global Basecamp, sebuah platform untuk mendorong kolaborasi dan sinergi dengan individu visioner.

Inisiatif tersebut diperkuat dengan pendirian co-working space BWork Canggu (2021), Klinik Estetika Nulook (2023), serta berbagai program yang mendorong pertumbuhan bersama talenta lokal Indonesiaterutama melalui investasi dalam pengembangan talenta seperti kelas bahasa Korea dan program beasiswa (2024). Seluruh upaya ini menunjukkan komitmen jangka panjang Daewoong dalam memberdayakan komunitas di Indonesia, dengan fokus khusus pada Bali.

Akuisisi Alam Kulkul dilihat sebagai wujud nyata dari model ekonomi gaya hidup terintegrasi yang dikembangkan Daewoong—menggabungkan kebutuhan profesional, kesehatan, dan pengalaman budaya dalam satu ekosistem layanan. Melalui pendekatan ini, Daewoong tidak hanya memperluas jejak bisnisnya di sektor hospitality, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai pemain regional yang memadukan nilai-nilai lokal dengan orientasi global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.